NI LUH PUTU EKA LINDAWATI, - (2012) SANKSI ADAT AKIBAT HAMIL DI LUAR NIKAH BAGI PASANGAN YANG MELAKSANAKAN PERKAWINAN HINDU (Studi Kusus di Desa Pakraman Manuk Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli). Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
8 S1 HUKUM 2012 NI LUH PUTU EKA LINDAWATI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (13MB)
Abstract
ABSTRAK
Tradisi di Desa Pakraman Manuk, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli
bila mempelai hamil sebelum melaksanakan upacara perkawinan dikenakan
sanksi. Tradisi ini merupakan budaya yang telah berjalan sebagai kuna dresta.
Tujuannya adalah untuk membina generasi muda atau truna truni untuk tidak
melakukan hubungan badan di luar nikah. Judul dari penelitian ini adalah ”Sanksi
Adat Akibat Hamil di Luar Nikah bagi pasangan yang Melaksanakan Perkawinan
Hindu (Studi Kasus di Desa Pakraman Manuk, Kecamatan Susut, Kabupaten
Bangli).
Berkenaan dengan latar belakang di atas maka dapat dirumuskan beberapa
permasalah, yaitu : (1) sistem perkawinan di Desa Pakraman Manuk, (2) proses
perkawinan hamil di luar nikah bagi warga masyarakat Desa Pakraman Manuk,
(3) Sanksi yang diberikan kepada pasangan yang hamil di luar nikah di Desa
Pakraman Manuk, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
Permasalahan di atas akan dikaji dengan memakai beberapa teori,
diantaranya, adalah: teori sisitem, teori religi, dan teori tindakan sosial. Penelitian
ini merupakan penelitian kualitatif. Dalam memperoleh data diawali dengan: (1)
menentukan lokasi penelitian, (2) data dan sumber data ada dua yaitu primer dan
sekunder, (4) penentuan informan secara purposive sampling, (5) metode
pengumpulan data, dengan cara observasi, wawancara, dan kepustakaan (6)
metode analisis data, di awali dengan mentabulasikan, memberi interpretasi,
mereduksi data, sehingga data menjadi valid dan akurat, serta (7) penyajian data
deskriptif.
Berdasarkan atas hasil penelitian maka, sistem perkawinan di Desa
Pakraman Manuk, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli berdasarkan awig-awig
yang berlaku dalam kaitannya dengan pelaksanaan perkawinan secara tertulis
terdapat beberapa ketentuan, yaitu ditegaskan dalam sarga V (Sukerta tata
pawongan), palet I (Indik pawiwahan), pawos 49, yaitu (1) Pawiwahan ingih
punika patemoning purusa kelawan pradana (lanang istri), (2) Pemargin
pawiwahan luwire : (a) papadikan (mamadik), (b) ngerorod, dan (c) nyeburin.
Tegas dijabarkan bahwa perkawinan itu adalah pertemuan laki dengan
perempuan, dengan jalan mamadik, ngerorod dan nyeburin.
Proses perkawinan hamil di luar nikah bagi warga masyarakat Desa
Pakraman Manuk, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli adalah sebagai berikut (1)
Bila dengan cara meminang maka di awali dari pihak mempelai laki-laki akan
mendatangi orang tua mempelai perempuan untuk meminang mempelai wanita.
Karena mempelai wanita telah hamil walau belum menikah. Tahapan upacara
perkawinannya, yaitu upacara ngidih, mabiyakaonan, mapajati, dan terakhir
macaru di catus pata. (2) Bila dengan jalan ngrorod, tahapan upacara
perkawinannya, yaitu upacara masedek pada pihak keluarga perempuan anaknya
ngrorod karena hamil di luar nikah, mabiyakaonan, mapajati, dan terakhir
macaru di catus pata. (3) Bila Nyeburin, maka di awali dari pihak mempelai
perempuan sebagai pihak Purusa akan mendatangi orang tua mempelai laki
sebagai pihak Pradana, untuk meminang pihak Pradana. Karena pihak Purusa
telah hamil walau belum menikah. Tahapan upacara perkawinannya, yaitu upacara
ngidih, mabiyakaonan, mapajati, dan terakhir macaru di catus pata.
Sanksi yang diberikan kepada pasangan yang hamil di luar nikah ada dua,
yaitu (1) sanksi dari luar meliputi denda dengan macaru ayam mancawarna yang
dilaksanakan di catus pata Desa Pakraman Manuk, dan tidak boleh masuk
ketempat suci, atau lewat catus pata Desa Pakraman Manuk, dan (2) sanksi dari
dalam diri mempelai adalah ada rasa malu karena aib berkaitan dengan bayi yang
dikandungnya tanpa upacara pernikahan terlebih dahulu.
Kata kunci: Sanksi Adat, hamil di luar nikah, dan perkawinan Hindu.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) |
| Divisions: | Fakultas Brahma Widya > S1 - Filsafat Hindu |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:35 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1149 |

