NI KADEK MARTINI, - (2012) TRADISI KABUPATEN BULELENG (Perspektif Komunikasi)NYAKAN DIWANG DI DESA PAKRAMAN BANJAR KECAMATAN BANJAR. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
1 S1 PENA 2014 NI KADEK MARTINI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Abstract
ABSTRAK
Agama adalah ajaran kepercayaan kepada Tuhan. Dimana agama yang
kuat akan melahirkan suatu kebudayaan yang terbentuk dari cipta, ra
rasa dan karsa
manusia. Kebudayaan merupakan bagian yang penting dalam kehidupan
masyarakat Indonesia. Dalam berbudaya manusia tidak dapat hidup sendiri.
manusia hidup sebagai makhluk sosial yang senantiasa berhubungan dengan
lingkungannya sehingga sangat perlu adanya komunikasi. Tradisi Nyakan Diwang
merupakan salah satu kebudayaan yang ada di Bali khususnya di Desa Pakraman
Banjar Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng yang mampu sebagai media
komunikasi dan interaksi masyarakat di Desa Pakraman Banjar.
Tradisi Nyakan Diwang di Desa Pakraman Banjar Kecamatan Banjar
Kabupaten Buleleng merupakan tradisi memasak di luar rumah tepatnya di
pinggir jalan. Tradisi ini merupakan rangkaian perayaan hari raya Nyepi yaitu hari
Ngembak Geni. Dalam melaksanakan proses memasak masyarakat
mempergunakan paon (tungku api) dan saang (kayu bakar) yang merupakan
sarana memasak tradisional. Bertitik tolak dari pemaparan di atas, maka adapun
rumusan masalah dalam penelitian yaitu: 1) Bagaimana bentuk pelaksanaan tradisi
Nyakan Diwang? 2) Apakah fungsi pelaksanaan tradisi Nyakan Diwang? 3)
Bagaimana proses komunikasi dalam tradisi Nyakan Diwang?
Teori yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Religi, Teori
Fungsional Struktural dan Teori Komunikasi. Penelitian ini mengacu pada
penggunaan sumber, konsep dan metode untuk memperoleh data yang relevan dan
merupakan penelitian kualitatif. Informan dipilih dengan teknik purposive.
Pengumpulan data dilakukan dengan observasi non-partisipan, wawancara
berstruktur dan tidak berstruktur, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data
dilakukan melalui proses reduksi, klasifikasi data, penyajian dan interprestasi,
serta tahap akhir adalah penyajian hasil penelitian.
Hasil penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa bentuk pelaksanaan
Tradisi Nyakan Diwang dapat dilihat dalam beberapa aspek, yakni, 1) latar
belakang pelaksanaannya disebabkan karena adanya alasan keyakinan, alasan
sosial, alasan psikologis dan alasan biologis. 2) sarana yang dipergunakan berupa
paon, saang, daun pandan berduri dan Tirtha pangelukatan serta beberapa
peralatan dan bahan-bahan makanan yang akan dimasak. Funsi pelaksanaan
Tradisi Nyakan Diwang antara lain: 1) funsi religious, 2) fungsi sosial, 3) fungsi
komunikasi 4) fungsi budaya. Proses komunikasi dalam tradisi Nyakan Diwang
yaitu komunikasi antar-pribadi dan komunikasi kelompok.
Kata kunci: Tradisi Nyakan Diwang, Desa Pakraman, Komunikasi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Fakultas Dharma Duta > S1 - Penerangan Agama Hindu |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:35 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1151 |

