I MADE PUTRA WIRAMA, - (2015) IMPLEMENTASI KOMUNIKASI KONSEP TRI HITA KARANA DALAM KUNJUNGAN WISATAWAN DI PURA DESA DAN PUSEH DESA PAKRAMAN BATUAN KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
3 S1 PENA 2015 I MADE PUTRA WIRAMA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (10MB)
Abstract
ABSTRAK
Pariwisata memegang peranan penting dalam menunjang perekonomian
dengan tetap melestarikan nilai-nilai budaya. Untuk menjaga kelestarian
kebudayaan dari pengaruh globalisasi pariwisata perlu bertolak ukur pada
penerapan konsep Tri Hita Karana.Pura Desa dan Puseh Desa Pakraman Batuan
selain sebagai tempat suci juga menjadi cagar budaya, dan objek kunjungan
pariwisata. Untuk mempersempit kajian dan membatasi agar penelitian ini lebih
terarah maka penulis mempergunakan rumusan masalah sebagai berikut: (1)
Bagaimana komunikasi massa dalam kunjungan wisatawan terhadap konsep Tri
Hita Karana di Pura Desa dan Puseh Desa Pakraman Batuan Kecamatan Sukawati
Kabupaten Gianyar? (2) Bagaimana komunikasi organisasi dalam kunjungan
wisatawan terhadap konsep Tri Hita Karana di Pura Desa dan Puseh Desa
Pakraman Batuan Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar? (3) Bagaimana
dampak kunjungan wisatawan terhadap konsep Tri Hita Karana di Pura Desa dan
Puseh Desa Pakraman Batuan Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar?
Adapun teori yang digunakan antara lain teori komunikasi massa, teori
komunikasi organisasi, dan teori perubahan sosial. Penelitian ini mengacu pada
penelitian kualitatif yaitu strategi penelitian yang menghasilkan data atau
keterangan yang dapat mendeskripsikan realita sosial. Jenis dan sumber data
penelitian ini terdiri dari dua jenis yaitu data primer dan data sekunder. Metode
pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu: observasi, wawancara, dan
studi kepustakaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Komunikasi massa menggunakan
media massa seperti himbauan masuk pura dalam bentuk plakat dan website atau
blog sangat diperlukan sebagai media yang memungkinkan seorang wisatawan
untuk memperoleh informasi terhadap Pura Desa dan Puseh Desa Pakraman
Batuan. (2) Komunikasi organisasi dalam kunjungan wisatawan terhadap konsep
Tri Hita Karana di Pura Desa dan Puseh Desa Pakraman Batuan, yaitu (a)
Masyarakat Desa Pakraman Batuan setiap satu tahun sekali biasanya mengadakan
upacara pecaruan balik sumpah, upacara ini dimaksudkan untuk menjaga
keseimbangan antara manusia dengan Tuhan. (b) Pemerintah membiarkan Pura
Desa dan Puseh Desa Pakraman Batuan dikelola oleh masyarakat setempat,
karena masyarakat Desa Pakraman Batuan lebih memahami seluk beluk pura
demi terjaganya lingkungan yang harmonis, dan (c) agen pariwisata seperti biro
perjalanan wisata sebagai pemandu sangat diperlukan untuk meminimalisasi
dampak-dampak yang ditimbulkan oleh wisatawan terhadap lingkungan dan
kehidupan sosial-budaya masyarakat (3) Dampak kunjungan wisatawan terhadap
konsep Tri Hita Karana di Pura Desa dan Puseh Desa Pakraman Batuan yaitu (a)
sebagai Cagar Budaya, (b) meningkatnya pelaksanaan ritual, dan (c) sumber
pendapatan desa pakraman. Dampak negatif (a) komersialisasi Pura Desa dan
Puseh Desa Pakraman Batuan, (b) banyaknya pramuwisata ilegal dan (c) SDM
pramuwisata yang kurang paham akan budaya agama dan budaya Bali.
Kata kunci: Implementasi komunikasi, Tri Hita Karana, Kunjungan Wisatawan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Fakultas Dharma Duta > S1 - Penerangan Agama Hindu |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:35 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1154 |

