I WAYAN PANDE BUDIASA, - (2015) EKSISTENSI LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DI DESA ADAT KEDONGANAN, KECAMATAN KUTA, KABUPATEN BADUNG. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
4 S1 PENA 2015 I WAYAN PANDE BUDIASA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Abstract
ABSTRAK
Permasalahan keuangan tentu masih menjadi masalah yang sangat crusial didalam
memenuhi kebutuhan hidup, terlebih dalam pemenuhan kebutuhan keagaamaan. Di Desa
Adat Kedonganan juga tidak luput dari permasalahan keuangan tersebut. Pendidikan yang
rendah pada tahun 1990 mengaharuskan krama desanya hanya mampu menggantungkan
nasib pada hasil tangkapan sebagai nelayan. Permasalahan tersebut pada akhirnya
mengharuskan prajuru desa Kedonganan melahirkan sebuah lembaga keuangan yang
nantinya mampu menjadi jembatan dalam penyelesaian masalah keuangan krama desanya.
Lembaga keuangan tersebut ialah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kedonganan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakah bentuk
eksistensi yang dilakukan oleh LPD Desa Adat Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten
Badung ?, 2) Mengapakah LPD Desa Adat Kedonganan harus bereksistensi ?, 3) Apakah
implikasi yang ditimbulkan setelah LPD Desa Adat Kedonganan bereksistensi?
Membedah permasalahan ini penulis menggunakan tiga teori diantaranya : Teori
Eksistensi yang digunakan untuk membedah rumusan masalah pertama mengenai bentuk
eksistensi yang dibagi menjadi tiga bentuk oleh Kierkegaard, Teori Conditio Sine Qua Non
(Teori Kausalitas) yang digunakan untuk membedah rumusan masalah kedua tentang
hubungan sebab akibat yang mengahruskan LPD Desa Adat Kedonganan bereksistensi, dan
yang ketiga Teori Sistem digunakan untuk menyelesaikan dan membedah rumusan masalah
ketiga berkenaan tentang implikasi yang ditimbulkan setelah LPD Desa Adat Kedonganan
bereksistensi.
Hasil analisa yang didapat dari penelitian ini adalah 1) Bentuk eksistensi yang
dilakukan oleh LPD Desa Adat Kedonganan meliputi, bentuk eksistensi estetis yang memiliki
arti bahwa eksistensi tersebut bergelut pada hal-hal yang dapat mendatangkan kenikmatan
pengalaman emosi dan nafsu, bentuk eksistensi etis adalah keseimbangan hidup manusia
yang tidak hanya condong dengan hal-hal yang konkrit saja tetapi lebih dari sekedar hal itu
dan bahkan ini lebih penting yakni memperhatikan situasi bathinnya, 2) Sebab LPD Desa
Adat Kedonganan harus bereksistensi dikarenakan sebab-sebab yang menyebabkan LPD
Desa Adat Kedonganan harus bereksistensi meliputi, sebab ekonomi, sebab sosial budaya,
dan sebab religius, 3) Implikasi yang ditimbulkan setelah LPD Desa Adat Kedonganan
bereksistensi.
Kata Kunci : Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Eksistensi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Fakultas Dharma Duta > S1 - Penerangan Agama Hindu |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:35 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1155 |

