I MADE ARSANA, - (2013) EKSISTENSI PEMENTASAN TARI SANG HYANG JARAN DALAM UPACARA PIODALAN DI PURA BALE AGUNG BANJAR KELODAN DESA NYALIAN KECAMATAN BANJARANGKAN KABUPATEN KLUNGKUNG (Perspektif Filosofis Hindu). Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
4 2013 FIL I MADE ARSANA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (9MB)
Abstract
ABSTRAK
Agama Hindu selalu menghadirkan kegiatan upacara keagamaan yang
berdampingan dengan tari sakral. Salah satu pertunjukan tari sakral dalam
mengiringi upacara yajna di Bali adalah tari Sang Hyang. Tari Sang Hyang
merupakan tari sakral atau tari wali yang sudah diwarisi secara turun-temurun
dalam ritual keagamaan. Keberadaan tari Sang Hyang di Bali tentu banyak
jenisnya. Salah satunya adalah Tari Sang Hyang Jaran yang sering dipentaskan di
Pura Bale Agung Banjar Kelodan, Desa Nyalian. Pementasan Tari Sang Hyang
Jaran dalam Upacara Piodalan di Pura Bale Agung Banjar Kelodan, Desa
Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung digunakan sebagai
media penelitian untuk skripsi.
Dari pemaparan diatas yang menjadi pokok tujuan penelitian adalah 1).
Untuk mengetahui proses 2) Untuk mengetahui fungsi 3) Untuk mengetahui
makna, dan 4) untuk mengetahui nilai-nilai filosofis Agama Hindu apa saja yang
terkandung dalam Pementasan Tari Sang Hyang Jaran dalam Upacara Piodalan
di Pura Bale Agung, Banjar Kelodan, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan,
Kabupaten Klungkung.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dalam penelitian ini menggunakan
landasan teori untuk membedah permasalahan. Teori yang digunakan adalah
Teori Religi, untuk mengkaji fungsi dan makna pementasan Tari Sang Hyang
Jaran. Teori Fungsional Struktural, untuk mengkaji pelaksanaan pementasan Tari
Sang Hyang Jaran. Teori Simbol, untuk mengkaji simbolisasi dalam pelaksanaan
pementasan Tari Sang Hyang Jaran.
Dalam penelitian Tari Sang Hyang Jaran di Desa Nyalian, menggunakan
Metode Pendekatan Kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data
seperti: 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Studi Kepustakaan, 4) Dokumentasi, dan
selanjutnya dianalisis dengan mengunakan Metode Analisis meliputi Reduksi
Data, Keabsahan Data dan selanjutnya akan disajikan dengan Penyajian Analisis
Data.
Berdasarkan analisa penelitian didapatkan beberapa hal temuan hasil dari
pada penelitian, yakni: 1) Pelaksanaan pementasan Tari Sang Hyang Jaran dalam
upacara Piodalan di Pura Bale Agung Banjar Kelodan, Desa Nyalian yang
meliputi: a) Pelaksanaan pementasan Tari Sang Hyang Jaran, b) gerakan Tari
Sang Hyang Jaran, c) tempat pementasan Tari Sang Hyang Jaran, d) Tata
pementasan Tari Sang Hyang Jaran. 2) Fungsi pementasan Tari Sang Hyang
Jaran dalam Upacara Piodalan di Pura Bale Agung Banjar Kelodan, Desa
Nyalian meliputi: a) Fungsi sosial (sosiologi), b) Fungsi keseimbangan, c) Fungsi
pelestarian budaya, d) Fungsi ritual keagamaan. 3) Makna pementasan Tari Sang
Hyang Jaran di Pura Bale Agung Banjar Kelodan Desa Nyalian meliputi: a)
Makna tattwa, b) Makna etika, c) Makna upacara.
Kata kunci : Pementasan Tari Sang Hyang Jaran dalam Upacara Piodalan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) |
| Divisions: | Fakultas Brahma Widya > S1 - Filsafat Hindu |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:35 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1163 |

