AKSARA BALI PADA TUBUH MANUSIA DALAM SATUA I JAPA TUAN NUTURAN PAPINCERAN AKSARA (Kajian Bentuk dan Makna)

DEWA KADE SUTA ARIANA, - (2013) AKSARA BALI PADA TUBUH MANUSIA DALAM SATUA I JAPA TUAN NUTURAN PAPINCERAN AKSARA (Kajian Bentuk dan Makna). Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
17 2013 PBSA DEWA KADE SUTA ARIANA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (14MB)

Abstract

ABSTRAK
Manusia sebagai makhluk sosial budaya tidak pernah terlepas dari karya
sastra yang menggunakan bahasa sebagai medianya, salah satunya satua. Satua
sebagai karya sastra memiliki banyak nilai-nilai baik nilai pendidikan maupun
nilai etika dan estetika yang patut dikaji sebagai pedoman dalam hidup
bermasyarakat. Contohnya satua I Japa Tuan. Satua ini banyak mengandung nilai
pendidikan di samping juga memiliki keunikan yaitu adanya pengetahuan tentang
aksara dalam tubuh setiap manusia. Adanya anggapan dari kebanyakan orang
bahwa aksara bali tersebut tidak memiliki makna filosofis. Dengan demikian hal
ini akan menjadi menarik untuk diteliti mengkaji makna aksara tersebut. Bertitik tolak pada latar belakang tersebut, ada beberapa rumusan masalah
penelitian yaitu bagaimanakah struktur naratif dari satua I Japa Tuan, bagaimana
bentuk aksara Bali yang ada di dalam tubuh manusia, apakah fungsi aksara Bali
pada tubuh manusia dan apakah makna aksara Bali yang ada di dalam tubuh
manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur naratif dari
satua I Japa Tuan dan menganalisis tanda bahasa sebagai simbol agama Hindu
terkait dengan bentuk dan makna aksara Bali dalam tubuh manusia (Bhuana Alit).
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengajar aksara Bali
pada khususnya mengenai makna aksara Bali dalam rangka peningkatan mutu
pengajaran.
Konsep penelitian ini adalah konsep bentuk, makna, aksara Bali, tubuh,
manusia, satua. Untuk mengungkapkan masalah tersebut digunakan teori
strukturalisme, teori hermeneotika, dan teori makna. Jenis penelitian ini adalah
penelitian kualitatif yang dianalisis secara deskriptif objek penelitian
menggunakan telaah struktural. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik
observasi, wawancara, studi pustaka. Dalam menganalisis data menggunakan
analisis deskriptif.
Hasil penelitian ini adalah satua ini memiliki struktur naratif adalah
insiden, alur, tokoh dan penokohan, latar, tema, dan amanat. Bentuk aksara yang
berada dalam tubuh manusia (Bhuana Alit) adalah a, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa,
la, ma, ga, ba, nga, pa, ja,y, nya, dan sa, ba, ta, a, I, na, ma, si, wa, ya, ang, ung,
mang, ang, ah, om. Fungsi aksara Bali yang berada dalam tubuh manusia adalah
memiliki fungsi magis religius dan dapat pula digunakan sebagai media
pembelajaran bahasa Bali. Makna aksara Bali yang ada dalam tubuh manusia
(Bhuana Alit) adalah sebagai simbol Tuhan dan manifestasi-Nya, sebagai
pemujaan kepada Tuhan dalam manifestasi-Nya sebagai purusa dan pradana,
pemujaan kepada Tuhan sebagai Tri Murti, pemujaan kepada Tuhan sebagai
penghormatan kepada Dewa Siwa, dan pemujaan kepada Tuhan sebagai Dewata
Nawa Sanga.
Kesimpulan yang dapat diambil adalah satua I Japa Tuan ini memiliki
makna dan amanat yang baik dan sangat berguna sebagai pedoman dalam
kehidupan dan aksara yang ada dalam diri manusia (Bhuana Alit) memiliki makna
Ketuhanan yang tinggi sehingga dalam penulisan dan penggunaannya tidak boleh
sembarang. Setiap mengawali menulis sebaiknya diawali dengan doa.

Kata kunci: struktur naratif, bentuk, fungsi, makna, aksara Bali.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Dharma Acarya > S1 - Sastra Agama & Pendidikan Bahasa Bali
Depositing User: Unnamed user with username isma
Date Deposited: 14 Apr 2026 02:36
Last Modified: 14 Apr 2026 02:36
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1176

Actions (login required)

View Item
View Item