NI MADE DANIATI, - (2013) KONSEKUENSI YURIDIS TERHADAP PERKAWINAN LEVIRAT DI BANJAR KARANGSUWUNG DESA PEDUNGAN KECAMATAN DENPASAR SELATAN. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
23 S1 HUKUM 2013 NI MADE DANIATI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (9MB)
Abstract
ABSTRAK
Perkawinan seorang janda dengan saudara kandung dari suaminya yang
telah meninggal dunia berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat
yang bersangkutan disebut dengan Perkawinan Levirat. Perkawinan ini
dilaksanakan di masyarakat bertujuan untuk memperoleh suatu keturunan yang
juga disebut dengan anak (Putra). Perkawinan Levirat ini juga dianggap sebagai
perkawinan biasa seperti perkawinan yang dilaksanakan oleh masyarakat tetapi
hal yang yang membuat Perkawinan Levirat berbeda di masyarakat, karena
perkawinan yang dilakukan oleh seorang janda dengan saudara kandung dari
suaminya yang telah meninggal. Perkawinan Levirat ini memberikan konsekuensi
yuridis bagi sistem kewarisan dan kedudukan anak yang lahir dari Perkawinan
Levirat maupun anak yang lahir dari perkawinan pertama.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yaitu Pelaksanaan
Perkawinan Levirat di Desa Pedungan serta Kedudukan Anak Dalam Sistem
kewarisan setelah pelaksanaan Perkawinan Levirat. Secara umum penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui Konsekuensi Yuridis dari Perkawinan Levirat
menurut hukum Hindu khususnya Kedudukan Anak dalam Hukum Kewarisan
yang terjadi di Desa Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan, tidak hanya pada
hukum Hindu saja tetapi juga pada hukum Nasional dan Hukum Adat.
Teori Fungsionalisme Struktural digunakan untuk menganalisis
Pelaksanaan Perkawinan Levirat di Desa Pedungan. Teori Institutionalization
untuk menganalisis Kedudukan Anak Dalam Sistem Kewarisan Setelah
pelaksanaan Perkawinan Levirat di Desa Pedungan. Metode yang digunakan
untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu : wawancara, observasi,
studi kepustakaan dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pelaksanaan Perkawinan Levirat di Desa
Pedungan adalah: Perkawinan Levirat yang memang sesuai dengan aturan hukum
Nasional, hukum Adat maupun hukum Hindu 2) Kedudukan Anak Dalam Sistem
Kewarisan Setelah Pelaksanaan Perkawinan Levirat di Desa Pedungan yaitu:
Kedudukan Anak Menurut Hukum Nasional, Kedudukan Anak Menurut Hukum
Hindu, Kedudukan Anak Menurut Hukum Adat, Kedudukan Anak Dalam Anak
Sistem Kewarisan setelah Perkawinan Levirat, perkawinan sangat menentukan
dari kedudukan anak dalam sistem kewarisannya.
Kata Kunci : Konsekuensi Yuridis, Perkawinan Levirat
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Dharma Duta > S1 - Hukum Hindu |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:37 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:37 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1182 |

