PERANAN LEMBAGA KERTHA DALAM MELESTARIKAN NILAI BUDAYA DI BANJAR JUNGUT DESA BATUAN KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR

I KETUT PASEK SURIYAWAN, - (2013) PERANAN LEMBAGA KERTHA DALAM MELESTARIKAN NILAI BUDAYA DI BANJAR JUNGUT DESA BATUAN KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
31 S1 PENA 2013 I KETUT PASEK SURIYAWAN.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (10MB)

Abstract

ABSTRAK
Masyarakat Banjar Jungut berinisiatif untuk membentuk suatu wadah di intern
banjar yang nantinya bergerak sebagai badan kontrol terhadap masyarakat di dalam
melakukan aktivitasnya. Wadah yang dinamakan lembaga Kertha, terbentuk karena
munculnya suatu inisiatif warga atas dasar pemikiran Krama Banjar Jungut. Banjarbanjar yang lainnya yang berada di wilayah Desa Batuan tidak ada yang memiliki
lembaga khusus seperti lembaga Kertha yang ada di Banjar Jungut. Permasalahan yang
muncul di Banjar Jungut tentunya merupakan tanggung jawab lembaga Kertha beserta
prajuru banjar, masalah atau konflik yang terjadi harus dapat diselesaikan dengan
langkah yang bijak dan berguna dalam waktu yang panjang serta perlunya ada perubahan
sistem-sistem yang sudah tidak relevan dilakukan sekarang, namun perubahan itu
merupakan kemasan unsur dari nilai budaya yang bersifat tradisional, dalam artian
perubahan yang dilakukan senantiasa berpegang kepada kearifan lokal demi melestarikan
nilai budaya lokal.
Penelitian ini mengkaji tiga masalah pokok yaitu: (1) Keberadaan lembaga Kertha
di Banjar Jungut Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. (2) Peranan
lembaga Kertha di Banjar Jungut Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten
Gianyar. (3) Pola komunikasi yang diterapkan lembaga Kertha dalam melestarikan nilainilai kebudayaan di dalam masyarakat
Teori yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Teori Eksistensi, (2)
Teori Fungsional Struktural, (3) Teori Komunikasi. Penelitian ini bertempat di Banjar
Jungut, Desa Batuan merupakan penelitian yang bersifat kualitatif. Informan dipilih
adalah orang yang mampu memberikan informasi mengenai penelitian yang dilakukan.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, metode wawancara, dan studi
kepustakaan. Teknik analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan
penarikan kesimpulan, serta tahap akhir adalah penyajian hasil penelitian.
Hasil penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa keberadaan lembaga Kertha
mengenai asal mula lembaga Kertha, tujuan lembaga Kertha, proses perekrutan anggota,
struktur kepengurusan, umpan balik masyarakat, (tahap awal), peranan lembaga Kertha
yaitu: pemberdayaan terhadap krama melalui, bina manusia (pawongan), bina
lingkungan (palemahan), serta menerapkan kehidupan masyarakat yang bersifat socialreligius (tahap puncak), (tahap akhir). Pola komunikasi yang diterapkan Lembaga Kertha
dalam melestarikan nilai budaya yaitu: (1) Komunikasi kelompok kecil (Small Group
Communication), (2) Komunikasi kelompok besar.

Kata kunci: Lembaga Kertha, Nilai Budaya, Masyarakat/Krama Banjar Jungut

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Dharma Duta > S1 - Penerangan Agama Hindu
Depositing User: Unnamed user with username isma
Date Deposited: 14 Apr 2026 02:37
Last Modified: 14 Apr 2026 02:37
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1190

Actions (login required)

View Item
View Item