I NENGAH SUMANTRA, - (2005) PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL DALAM UPAYA PENGOBATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT JIWA BANGLI DITINJAU DARI PSIKOLOGI AGAMA HINDU. Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
17 S2 BW 2005 I NENGAH SUMANTRA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (17MB)
Abstract
ABSTRAK
PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL DALAM UPAYA
PENGOBATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT JIWA BANGLI
DITINJAU DARI PSIKOLOGI AGAMA HINDU
OLEH: INENGAH SUMANTRА
Rumah Sakit Jiwa Propinsi Bali berpusat di Bangli memiliki keunikan
tersendiri dibandingkan dengan delapan kabupaten yang lainnya yaitu memiliki
iklim yang sejuk, bersih, aman, nyaman, gairah, lestari, dan indah sehingga
mendukung sekali untuk dijadikan pusat pendidikan dan kesehatan bagi
masyarakat Bali umumnya dan masyarakat Bangli pada khususnya. Untuk itulah
dalam Pola Dasar Kabupaten Bangli telah disahkan dengan Perda Kabupaten
Bangli Nomor : 1 tahun 2001 pada Bab III tentang Visi dan Misi Kabupaten
Bangli adalah "Terwujudnya Masyarakat Bangli yang Sejahtera, Mandiri, yang
terdidik dan siap mengabdi berdasarkan Tri Hita Karana."
Rumah Sakit Jiwa merupakan wadah untuk menampung para penderita
kejiwaan yang bertujuan menangani penyembuhan bagi para pasien dan sungguh
menyadari bahwa manusia merupakan satu kesatuan yang utuh dari unsur : (1)
organobiologik (badan), (2) psikodinamik (jiwa, mental), (3) sosial kultural (sosial
budaya). Dalam proses pengobatannya juga bersifat menyeluruh dan manusiawi,
mereka tidak hanya diberi obat secara medis maupun non medis untuk
kesembuhan jasmani tetapi juga kesembuhan jiwanya dengan pembinaan agama
dapat membantu mengembalikan ketenangan dan keseimbangan jiwanya (Drajat,
1980 : 90). Hal ini berarti mental tumbuh tanpa agama belum tentu akan dapat
mencapai integritas karena kurangnya ketenangan dan ketentraman jiwanya.
Sehingga pembinaan mental spiritual di Rumah Sakit Jiwa Bangli sangat
bermanfaat dalam terapi kejiwaan.
Berkenaan dengan permasalahan yang hendak diteliti yakni: pertama,
apakah pembinaan mental spiritual bagi pasien di Rumah Sakit Jiwa Bangli dapat
mempercepat proses penyembuhan ditinjau dari psikologi agama Hindu. Kedua,
apakah aspek-aspek agama Hindu dan nilai-nilai yang ditransfer bagi pasien di
Rumah Sakit Jiwa Bangli dapat memperlancar proses integrasi kembali dengan
masyarakat sekitarnya. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah
untuk mempercepat proses penyembuhan bagi pasien dan memperlancar proses
integrasi kembali dengan masyarakat sekitarnya sebagai salah satu alternatif
pelayanan kesehatan.
Landasan teori yang dipergunakan adalah Teori Struktur Fungsional, Teori
Internasional Simbolis dan Teori Psikhoanalisis. Teori Struktur Fungsional bahwa
manusia sebagai individu terstruktur dalam lembaga sosial atau bagian yang
sangat terkait satu sama lain dan memiliki peranan yang timbal balik. Terapi
Internasional Simbolis bahwa interaksi antara para pasien bekerjasama dengan
yang lainnya dapat memberikan suatu pemaknaan yang mengandung simSedangkan teori Psikhoanalisis sebagai psikoterapi untuk menguraikan sesuatu
atau beberapa gejala (sakit) yang ditampilkan dan dikeluhkan oleh pasien.
Untuk membedah permasalahan yang selama ini menghinggapi Rumah
Sakit Jiwa, maka dilakukan penelitian terhadap beberapa pasien Rumah Sakit Jiwa
Bangli yang menderita penyakit dengan diagnosa Schizophernia. Adapun metode
penelitian yang dipergunakan adalah pengumpulan data berdasarkan tekhnik
observasi, pencatatan dokumentasi dan kepustakaan, serta wawancara. Data
analisis memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penyajian hasil
penelitian secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk laporan ilmiah, berupa
tesis.
Berdasarkan atas analisis yang telah dilakukan terungkap bahwa prosentase
keberhasi'an pendekatan mental digabungkan dengan pengobatan medis
memberikan tingkat keberhasilan penyembuhan pasien Shizophernia sebesar 80%,
lebih tinggi 40% dari program penyembuhan pasien yang telah dilakukan oleh
Rumah Sakit Jiwa Bangli. Sedangkan pendekatan hanya melalui pendekatan
individu memberikan tingkat keberhasilan sebesar 70%.
Berdasarkan analisis pembahasan diketahui bahwa dengan pembinaan
mental spiritual bagi para pasien di Rumah Sakit Jiwa Bangli ditinjau dari
psikologi agama Hindu. Sebagai motivasi untuk memperbaiki atau mengubah
tingkah lakunya dengan tujuan untuk dapat berdaya guna dalam meningkatkan
kapasitas di dalam dirinya secara perorangan maupun dalam hubungan sosial
sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya. Disamping itu juga dapat
memberikan kontribusi dalam mempercepat proses penyembuhan dan
memperlancar proses integrasi kembali dengan masyarakat sekitarnya. Sehingga
dapat berfungsi kembali sebagai anggota keluarga, masyarakat yang berswadaya
dan mandiri dengan baik dan benar.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 - Brahma Widya |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:37 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:37 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1239 |

