PELAKSANAAN UPACARA MADIKSA OLEH UMAT HINDU DI KOTA MATARAM (Kajian Bentuk, Fungsi, dan Makna)

I KETUT NUASA, - (2006) PELAKSANAAN UPACARA MADIKSA OLEH UMAT HINDU DI KOTA MATARAM (Kajian Bentuk, Fungsi, dan Makna). Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Tesis] Text (Tesis)
7. S2 BW 2006 I KETUT NUASA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (10MB)

Abstract

ABSTRAK
PELAKSANAAN UPACARA MADIKSA
OLEH UMAT HINDU DI КОТА МATARAM
(KAJIAN BENTUK FUNGSI MAKNA)
Dalam masyarakat Hindu, mengenal adanya tiga kerangka agama yang
terdiri dari Tattwa, Susila, dan Upacara. Ketiga hal ini sangat penting dan
menjadi satu kesatuan yang utuh membangun kehidupan keagamaan Hindu.
Kesadaran dan semangat keberagamaan Hindu di Kota Mataram kelihatan
semakin maju, hal ini dapat dilihat semakin bertambahnya jumlah umat,
bertambahnya jumlah Pinandita (pemangku) dan Pandita. Guna mendukung
kebangkitan dan semangat spiritual ini maka perlu didukung dengan sastra-sastra
yang bersumber dari Weda sebagai landasan pelaksanaannya. Untuk dapatnya
seseorang menjadi Pandita maka haruslah melalui suatu upacara penyucian yang
disebut dengan upacara madiksa yaitu suatu upacara penerimaan menjadi murid
dalam hal kesucian. Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk menelitinya.
Dari latar belakang tersebut dapatlah dirumuskan beberapa pokok
permasalahan di antaranya: bagaimana bentuk, fungsi dan makna upacara
madiksa. Tujuan penelitian ini untuk melanjutkan penelitian-penelitian
sebelumnya karena belum ada penelitian mengenai bentuk, fungsi dan makna
upacara madiksa oleh umat Hindu di kota Mataram.
Manfaat penelitian ini adalah memberikan kesadaran kritis kepada para
peneliti agama Hindu khususnya di Mataram mengenai bentuk, fungsi dan makna
upacara madiksa, hal ini sangat penting karena selama ini masyarakat Hindu di
kota Mataram sedikit sekali memahami bentuk, fungsi dan makna upacara
madiksa. Demikian pula penelitian ini dapat dijadikan pedoman bagi calon diksa
dan Nabe dalam memahami dan melaksanakan makna yang terkandung dalam
upacara madiksa.
Dalam penelitian ini menggunakan beberapa metode pengumpulan data di
antaranya: observasi, wawancara dan documenter. Setelah data terkumpul baru
data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Dalam
penelitian ini juga ditentukan subyek penelitian dan penentuan informan dengan
menggunakan teknik purposive dan teknik snowball.
Kajian bentuk membahas tentang eedan atau prosesi dari pada upacara
madiksa dan upakara atau sarana yang digunakan dalam upacara madiksa. Kajian
fungsi untuk mengungkap fungsi dari upacara madiksa di antaranya dapat
berfungsi menghubungkan calon diksa dengan guru alam semesta (Siwa) melalui
perantara Nabe, berfungsi meningkatkan status dari walaka menjadi diksita
(dwijati) dar berfungsi mewujudkan Siwa di bumi. Sementara itu kajian makna
dari upacarą madiksa akan dapat dilihat dari simbol-simbol yang ada pada
upacara madiksa. Pada umumnya setiap upacara menggunakan simbol-simbol
sebagai ungkapan makna yang terkandung di dalamnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Pascasarjana > S2 - Brahma Widya
Depositing User: Unnamed user with username isma
Date Deposited: 30 Mar 2026 02:54
Last Modified: 30 Mar 2026 02:55
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1258

Actions (login required)

View Item
View Item