IDA ANURAGA NIRMALAYANI, - (2007) UPACARA USABHA SUMBU DESA PAKRAMAN ASAK, KECAMATAN KARANGASEM, KABUPATEN KARANGASEM (Tinjauan Bentuk, Fungsi, dan Makna). Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
3. S2 BW 2007 IDA NURAGA NIRMALAYANI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (17MB)
Abstract
ABSTRAK
UPACARA USABA SUMBU
DESA PAKRAMAN ASAK,
КЕСАMATAN KOTA, KARANGASEM
(TINJAUAN BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA)
Oleh: Ida Anuraga Nirmalayani
Upacara Usaba Sumbu merupakan salah satu bentuk implementasi ajaran
Agama Hindu, yakni ajaran tentang yajña yang secara garis besarnya
dikelompokkan ke dalam Pañca Yajña, khususnya Dewayajña. Upacara Usaba
Sumbu sangat menarik untuk dikaji karena keunikannya, di antaranya sesajen
persembahan yang sangat utama adalah sebuah sumbu dalam ukuran yang sangat
besar sekitar 10 (sepuluh) meter. Sumbu sebagai perwujudan simbol-simbol
kesuburan dan kemakmuran tampak dari berbagai simbol yang terdapat dalam
sumbu tersebut, di samping itu, adalah persembahan yang disebut 'eka' terbuat
dari beras yang diwujudkan seperti badan manusia sebagai simbol Dewi Śri.
Demikian pula sesajen yang dinamakan prabagus atau sthana melambangkan
wujud Bhatțārī Śrī dan Bhațțāra Sadhana (Vişņu) yang dimohon hadir di bumi
untuk menganugrahkan kesuburan dan kemakmuran. Hal ini yang menjadi latar
belakang masalah. Selanjutnya rumusan masalahnya yang akan dikaji adalah: (1)
Bagaimana bentuk atau struktur upacara Usaba Sumbu? (2) Apakah fungsi Usaba
Sumbu bagi masyarakat Desa Pakraman Asak? (3) Apakah makna yang
terkandung dalam upacara Usaba Sumbu?
Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menginvetarisir dan
mendokumentasikan Upacara Usaba Sumbu. Tujuan yang sifatnya praktis untuk
memberikan kontribusi di bidang agama, khususnya di bidang upacara atau ritual.
Nilai-nilai yang terkandung dalam upacara atau yajña dari upacara Usaba Sumbu
tersebut yang tentunya dapat meningkatkan pemahaman dan keyakinan terhadap
kebenaran pelaksananan upacara atau yajña tersebut. Penelitian ini kiranya
bermanfaat untuk merangsang langkah-langkah penelitian berikutnya, di samping
secara teoretis diharapkan merangsang penelitian selanjutnya, sedang tujuan
praktis berguna bagi umat Hindu pada umumnya, dan masyarakat Desa Pakraman
Asak khususnya. Lingkup penelitian ini adalah mengkaji masalah bentuk atau
struktur upacara
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode yang
digunakan adalah: (1) pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi
partisipasi dan wawancara yang mendalam, (2) analisis data dengan menggunakan
beberapa teori, yaitu: teori fungsional struktural, teori simbol, dan teori semiotik,
khususnya semiotik non verbal karena mengkaji sarana dan pelaksanaan upacara
tersebut. (3) metode penyajian hasil penelitian.
Dari analisis bentuk tampak dari persiapan dan pelaksanaan upacara
dimaksudkan untuk menghadirkan Dewa-Dewa, khususnya Bhațțārī Śri dan
Bhatțāra Sadhana, para Dewa yang lain, serta Roh Suci Leluhur dengan tujuan untuk memperoleh kesuburan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Selanjutnya
analisis fungsi meliputi fungsi keagamaan, sebagai bentuk bhakti umat Hindu,
khususnya warga masyarakat Desa Pakraman Asak kepada Tuhan, Sang Hyang
Widhi, para Dewa, dan Roh Suci Leluhur, fungsi selanjutnya adalah fungsi
pendidikan, etika, dan moralitas, karena upacara tersebut merupakan proses
pendidikan, khususnya pendidikan budhi pekerti, dan etos kerja, sedang fungsi
yang terakhir adalah fungsi estetika, yang dilandasi oleh kebenaran (satyam),
kesucian (śivam), dan keindahan (sundaram).
Adapun makna yang terkandung dari upacara Usaba Sumbu adalah makna
kesuburan, dengan menghadirkan Tuhan Yang Maha Esa, Sang Hyang Widhi,
para Dewa, khususnya Bhațţțārī Šrī dan Bhațțāra Sadhana (Sri dan Vişņu) sebagai
penguasa kesuburan dan kemakmuran yang benar-benar sangat didambakan oleh
sebagian masyarakat Desa Pakraman Asak yang mata pencaharian utamanya
adalah sebagai petani. Di dalam pelaksanaan upacara Usaba Sumbu ternyata
tampak makna kebersamaan dan solidaritas, di samping makna yang terakhir
adalah untuk mewujudkan keseimbangan dan keharmonisan.
Kata Kunci: Upacara Usaba Sumbu, bentuk, fungsi, dan makna.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 - Brahma Widya |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 05:55 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 05:55 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1277 |

