UPACARA TANTULAK AMBUN BARUTAS MATEI DALAM HINDU KAHARINGAN DI KOTA PALANGKA RAYA (Kajian Bentuk Fungsi dan Makna)

MURNI, - (2011) UPACARA TANTULAK AMBUN BARUTAS MATEI DALAM HINDU KAHARINGAN DI KOTA PALANGKA RAYA (Kajian Bentuk Fungsi dan Makna). Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Thesis] Text (Thesis)
1. S2 BW 2011 MURNI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (11MB)

Abstract

ABSTRAK
Hindu Kaharingan memiliki berbagai jenis upacara tradisional yang sangat
unik. Berbagai jenis upacara, mempunyai bentuk, fungsi dan makna masing-masing
seperti Upacara Tiwah, Upacara Wara, dan Upacara Tantulak Ambun Barutas
Matei". Upacara ini biasanya dilakukan sebelum Upacara Tiwah dilaksanakan.
Penelitian ini mengangkat pokok bahasan" Upacara Tantulak Ambun
Barutas Mateî" ditinjau dari segi Bentuk, Fungsi dan Makna, bertujuan untuk
menggali nilai – nilai keagamaan yang dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan di
Palangka Raya, yang merupakan upacara tradisional yang diwarisi secara turun
temurun, juga bermaksud untuk memenuhi sebagai salah satu persyaratan
menyelesaikan perkuliahan di Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar, Pascasarjana
Program Studi Brahma Widya.
Pokok masalah yang diangkat dapat dirumuskan sebagai berikut: 1)
Bagaimana bentuk Upacara Tantulak Ambun Barutas Matei dalam Hindu
Kaharingan di Palangka Raya Kalimantan Tengah. 2) Apa fungsi Upacara Tantulak
Ambun Barutas Matei dalam Hindu Kaharingan di Palangka Raya Kalimantan
Tengah.3) Apa makna Upacara Tantulak Ambun Barutas Matei dalam Hindп
Kaharingan di Palangka Raya Kalimantan Tengah. Berdasarkan rumusan masalah
tersebut akan diteliti mulai dari proses pelaksanaan Upacara Tantulak Ambun
Barutas Matei.
Teori yang dipergunakan dalam penelitian adalah; Teori Interaksional
simbolis, Teori Religi, Teori Struktural Fungsional. Penggunaan teori ini dipadukan
secara kontekstual, sesuai dengan pembahasan dari rumusan masalah yang dikaji.
Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif, dengan pendekatan
dekriptif analisis. Pengumpulan data menggunakan teori Snow bol sampling, melalui
observasi, wawancara mendalam. Dilengkapi dengan kajian pustaka.
Hasil yang diharapkan dapat memberikan pengertian Upacara Tantulak
Ambun Barutas Matei ditinjau dari segi bentuk fungsi dan makna, dapat memberikan
gambaran kepada umat Hindu Kaharingan tentang upacara kematian dari proses awal
sampai dengan terselesainya Upacara Tiwah. Proses upacara dimulai dari proses
upacara kematian, mengambalikan unsur Panca Maha Bhuta kepada asalnya
Sanghyang Pencipta Ranying Hatalla Langit. Panyalumpuk Haring Kaharingan
(Atman) yang telah diupacarai pada waktu Tantulak Ambun Barutas Matei, akan
ditingkatkan kesuciannya melalui upacara Tiwah. Tujuan akhir dari upacara ini
adalah memohon kesucian bagi yang diupacarakan, serta bagi sanak keluarga yang
melaksanakan upacara tersebut, mendapatkan karunia dari Ranying Hatalla Langit
terutama dari leluhur, mendapatkan kesejahteraan dan keselamatan, serta kesucian
lahir dan batin. Upacara Tantulak dilaksanakan tiga hari setelah upacara penguburan.
Kata Kunci: Upacara, Tantulak Ambun Barutas Matei.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Pascasarjana > S2 - Brahma Widya
Depositing User: Unnamed user with username isma
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:26
Last Modified: 22 Apr 2026 07:26
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1291

Actions (login required)

View Item
View Item