MADE SUDARNI, - (2009) CERITA SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN AGAMA HINDU DALAM MEMOTIVASI BELAJAR KELAS SATU DI SEKOLAH DASAR PASRAMAN KERTAJAYA TANGERANG. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
16. S2 BW 2009 MADE SUDARNI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (16MB)
Abstract
ABSTRAK
Cerita merupakan salah satu cara untuk menyampaikan pesan atau
pelajaran yang tumbuh dan berkembang ditengah-tengah masyarakat. Demikian
halnya dengan anak betapapun kuat motivasinya untuk belajar, namun tetap
membutuhkan belajar dan menyenangi apa yang dipelajarinya.
Komunikasi efektif untuk belajar dan menyenangi apa yang harus berupaya agar
pesan yang disampaikan benar-benar mengena dan membuat anak menjadi
tertarik. Ketertarikan ini akan menumbuhkan minat anak dan penting dalam
belajar. Faktor utamanya adalah pesan yang menarik dengan menggunakan
ungkapan-ungkapan dan cara-cara yang sangat dikenal sesuai dengan cerita
sebagai metode pembelajaran Agama Hindu.
Kegiatan yang dipergunakan pada siswa kelas satu sekolah dasar pada
Pasraman Kertajaya menggunakan metode umum dilakukan, yang membahas
cara menyampaikan suatu bahan pelajaran pengembangan dan kemampuan
tertentu. Salah satu metode belajar mengajar yang digunakan di kelas satu sekolah
dasar Pasraman Kertajaya Tangerang adalah Metode Bercerita. Metode bercerita
adalah cara bertutur kata dan menyampaikan cerita atau memberikan penerangan
kepada siswa secara lisan. Oleh karena itu, cerita sebagai metode pembelajaran
Agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa secara lisan. Oleh karena itu, cerita
sebagai metode pembelajaran Agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa kelas
satu sekolah dasar Pasraman Kertajaya adalah sangat tepat mengacu pada tujuantuiuan diatas.
Berdasarkan uraian diatas maka berikut ini dikemukakan rumusan
masalah yang menjadi titik tolak dalam penelitian ini yaitu cerita sebagai metode
pembelajaran Agama Hindu dalam memotivasi belajar kelas satu sekolah dasar
Pasraman Tangerang, faktor-faktor penghambat dan pendukung pembelajaran
dikelas satu sekolah dasar Pasraman Tangerang, cerita yang relevan sebagai
metode pembelajaran Agama Hindu dalam memotivasi belajar kelas satu sekolah
dasar Pasraman Kertajaya Tangerang.
Dalam Penulisan tesis ini metode yang dipergunakan dalam penyajian hasil
penelitian adalah metode deskriptif non formal dengan memperhatikan kualitas
dari masalah yang dibahas. Metode deskriptif adalah salah satu cara penyajian
hasil penelitian yang dilakukan dengan jalan menyusun secara sistematis sehingga
diperoleh simpulan umum.
Tujuannya adalah untuk membuat pencandraan (Deskripsi) secara
sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dari suatu peristiwa-peristiwa
atau gejala tertentu. Mendeskripsikan secara sistematis berarti menyusun dengan
menggunakan aturan-aturan tertentu. Pelaksanaan metode deskriptif tidak terbatas
pada penyusunan atau pengumpulan data saja tetapi juga meliputi tentang analisa
dan interpretasi dari arti data itu (Surakhmand, 1985: 139).
Dalam hubungannya dengan penelitian ini, maka penulis berusaha mencari
informasi sebanyak-banyaknya dan menjelaskan seluas-luasnya mengenai cerita
sebagai metode pembelajaran Agama Hindu dalam memotivasi belajar kelas satu
sekolah dasar Pasraman Kertajaya Tangerang.
Dari hasil pengamatan selama mengadakan penelitian, adapun cerita
sebagai metode pembelajaran Agama Hindu dalam memotivasi belajar kelas satu
sekolah dasar Pasraman Kertajaya Tangerang adalah sebagai berikut bertujuan
menggugah semangat bagi siswa, guru, dan masyarakat hingga tumbuh kesadaran
untuk melestarikan dan mengamalkan ajaran Agama Hindu dalam rangka
pembinaan dan pengembangan budaya dan ajaran Agama.
Alasan menggunakan cerita sebagai metode pembelajaran karena memerlukan
penjelasan guru, karena keterbatasan buku sumber pelajaran, menghadapi siswa
banyak jumlahnya, dan menghemat waktu. Dengan cerita dapat memotivasi
belajar siswa dan akan langsung memberikan keberhasilan (prestasi belajar),
untuk memperoleh prestasi yang baik tentu menggunakan metode bercerita atau
teknik-teknik bercerita. Cerita diperlukan sebagai metode pembelajaran adalah
sebagai pesan oleh guru dalam mendidik anak, menanamkan nilai-nilai
pendidikan yang baik dengan harapan menjadi siswa yang cerdas dan berprestasi.
Faktor penghambat cerita sebagai metode pembelajaran sebagai berikut:
Kurangnya buku-buku cerita, materi cerita terbatas, kurangnya minat mendengar
cerita, kurangnya control guru, terjadinya interaksi satu arah. Faktor pendukung
cerita sebagai metode pembelajaran sebagai berikut: Murah dan efisien dilihat
dari waktu, biaya, dan keterbatasan guru.
Mudah dalam arti materi dapat disesuaikan dengan keterbatasan waktu,
karakteristik siswa, materi pelajaran, meningkatkan daya dengar siswa,
memberikan wawasan yang luas, membangkitkan kemauan belajar.
I
Cerita yang relevan, sebagai metode pembelajaran dalam memotivasi
belajar kelas satu sekolah dasar Pasraman Kertajaya Tangerang adalah Dongeng,
contoh cerita dongeng adalah: Dua bersaudara dengan tokoh I Cupak dan
Gerantanag, Empat Sahabat Kental, Pangeran katak. Cerita Legenda contohnya
antara lain Kesetiaan Seorang Istri, Si Loreng, Asal Mula Kota Cianjur. Cerita
Fabel/Tantri contohnya antara lain Retaknya Persaudaraan, Tak Punya Hati dan
Telinga, Anak Srigala di Tengah Keluarga Singa.
Kata Kunci :
Cerita adalah suatu tutur atau nasehat yang bersifat lisan maupun tertulis.
Cerita merupakan karya sastra yang mempunyai peranan sangat penting
dalam kehidupan masyarakat sejak dahulu, yang digunakan sebagai salah
satu cara menyampaikan ajaran kesusilaan, budi pekerti dan sejarah masa
lampau.
Belajar adalah perubahan prilaku individu sebagai akibat dan proses
pengalaman baik yang alami maupun yang sengaja di rancang
Pembelajaran adalah proses memberi suasana terjadinya perubahan prilaku
individu yang terikat dengan tujuan.
Motivasi adalah pelaksanaan pengajaran yang menyebabkan adanya
perubahan energi yang ada pada diri manusia berkaitan dengan kejiwaan,
perasaan, emosi, kemudian bertindak melakukan sesuatu,namun didorong
adanya tujuan, kebutuhan, dan keinginan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 - Brahma Widya |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 05:34 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 05:37 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1308 |

