NI KETUT WINDHI MARETHA, - (2009) KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KOTA BEKASI JAWA BARAT PERSPEKTIF ETIKA HINDU. Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
17. S2 BW 2009 NI KETUT WINDHI MARETHA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (11MB)
Abstract
ABSTRAK
KEKERASAN TERHADAP ANAK
DI KOTA BEKASI – JAWA BARAТ:
PERSPEKTIF ETIKA HINDU
Dewasa ini banyak terjadi kekerasan terhadap anak yang pelakunya tanpa
disadari dapat dilakukan oleh orang terdekat dalam keluarga, kekerasan tersebut banyak
ditayangkan di televisi (elektronik) dan juga di media massa (surat kabar).
Dari fenomena di atas ditemukan suatu masalah yaitu: (1) Apakah faktor-faktor
penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak?; (2) Bagaimanakah perlindungan sosial,
hukum dan religius terhadap anak korban kekerasan menurut Hindu ?; (3) Tindakan apa
yang dilakukan untuk mencegah kekerasan terhadap anak menurut perspektif Hindu ?.
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kekerasan terhadap anak yang ada di kota
Bekasi.
Penelitian ini menggunakan tiga teori yaitu : (1) faktor-faktor penyebab
terjadinya kekerasan terhadap anak menggunakan teori perubahan sosial dari Talcot
Parsons; (2) perlindungan sosial, hukum dan religius terhadap anak korban kekerasan
menggunakan teori Interaksi Sosial dari Simmel; (3) untuk mengungkap tindakan apa
yang dilakukan untuk masyarakat Hindu di Kota Bekasi yakni dengan menggunakan teori
Perkembangan Anak dari Piaget dan Kohlberg.
Untuk menjawab masalah sesuai dengan tujuan penelitian, yakni menggunakan
beberapa metode yaitu: (1) Lokasi Penelitian; (2) Jenis Pendekatan Penelitian; (3) Data
dan Sumber Data; (4) Penentuan Informan; (5) Metode Pengumpulan data melalui
observasi, kuisioner, wawancara studi kepustakaan dan dokumen; (6) Instrumen
Penelitian; (7) Analisis Data; (8) Penyajian Hasil Analisis.
Penyajian hasil penelitian menyatakan bahwa faktor-faktor terjadinya kekerasan
terhadap anak adalah disebabkan oleh faktor kasih sayang, faktor lingkungan dan faktor
ekonomi. Dalam perlindungan sosial hukum dan religius kepada korban kekerasan
terhadap anak mengungkap tentang perlindungan hukum dan kedudukan anak dalam
sistem hukum di Indonesia, kemudian Hak-hak anak dalam Undang-undang Republik
Indonesia, kewajiban anak, perlindungan Religius yakni berisi tentang kewajiban orang
tua menurut Hindu. Dalam tindakan pencegahan kekerasan terhadap anak dalam ajaran
Etika Hindu menjelaskan tentang mengajarkan disiplin, tanpa kekerasan, persahabatan
kewaspadaan, pengendalian diri dan dalam memberikan pendidikan dengan
menganjurkan anak untuk berbuat baik.
Kekerasan terhadap anak tidak akan pernah terjadi apabila masyarakat Hindu
Kota Bekasi memahami, menghayati dan menjalankan tuntunan ajaran agama Hindu
dengan berlandaskan Ahimsa (tanpa kekerasan), dan kasih sayang bagi anggota keluarga
pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya guna mencapai tujuan keluarga
yang sejahtera.
Kata Kunci : Kekerasan terhadap anak
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 - Brahma Widya |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 06:01 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 06:02 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1309 |

