MANAJEMEN PENGELOLAAN KOPERASI DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI HINDU (Studi Kasus Koperasi Tatwam Asi, Banjar Tengah Sesetan, Desa Pakraman Sesetan Denpasar)

Ni Made Suciastuti, - (2009) MANAJEMEN PENGELOLAAN KOPERASI DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI HINDU (Studi Kasus Koperasi Tatwam Asi, Banjar Tengah Sesetan, Desa Pakraman Sesetan Denpasar). Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Thesis] Text (Thesis)
18. S2 BW 2009 NI MADE SUCIASTUTI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (19MB)

Abstract

ABSTRAК
Oleh: Ni Made Suciastuti
Mengembangkan usaha koperasi sebagai badan usaha ekonomi yang bersifat
sosial berdasarkan Pancasila, dapat dijadikan model bisnis baik dalam Agama Hindu
maupun agama lainnya, karena manajemen koperasi bersifat universal dari anggota, oleh
anggota dan untuk anggota. Untuk mengelolanya sangat diperlukan pengelola yang
mempunyai watak dan mental yang baik serta budi pekert yang luhur. Konsep yang
digali dari kitab suci Hindu ini akan mewarnai kekayaan wawasan tentang
perkoperasian yang berwawasan kerakyatan, namun tetap megacu pada kesucian.
Usaha atau bisnis yang berlandaskan susastra Weda akan memberi kesempatan
setiap manusia untuk melakukan pelayanan kepada sesama manusia sambil mencari
keuntungan. Melihat ini semua Koperasi sesungguhnya dapat menjadi jembatan mulia
untuk menghubungkan spiritualitas terhadap keduniawian. Prinsip Teologi yang
mendasari setiap kegiatan koperasi akan merangsang semua orang untuk maju secara
spiritual tanpa meninggalkan pekerjaan maupun penghasilannya. Maka dari itu koperasi
sebagai sebuah yadnya merupakan suatu yang paling penting. Dengan demikian
Penelitian ini dimaksud untuk memehami Manajemen Pegelolaan Koperasi dalam
Perspektif Teologi Hindu.
Pengelolaan koperasi yang berasaskan kekeluargaan dengan menggunakan
manajemennya berbasis Teologi Hindu. Hal seperti ini dilaksanakan oleh pengelola
koperasi Tatwam Asi Banjar Tengah Sesetan, Desa Pakraman Sesetan, Denpasar. Disana
terdapat konsep keseimbangan yang terțuang dalam Ajaran Hindu, dengan tujuan untuk
kesejahtraan bersama. Sehubungan dengan hal tersebut permasalahan yang muncul
adalah: 1). Bagaimana manajemen pengelolaan koperasi berdasarkan Teologi Hindu. 2).
Bagaimana Pelaksanaan manajemen berdasarkan Teologi Hindu dan 3). Apa implikasi
manajemen pengelolaan koperasi berdasarkan Teologi Hindu.
rinci Secara umum penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara
mengenai koperasi yang secara manajemen sesuai dengan ajaran Agama Hindu. Dengan
contoh Koperasi tatwam Asi sebagai tempat penelitian akan berdampak pada
pemahaman masyarakat yang lebih baik dan komperhensif sehingga terwujud masyarakat
yang adil dan makmur, bermoral dan intelektual. Untuk mencapai tujuan tersebut dipakai
teori Fenomenologi, teori Modal Sosial dan t.eori Sosio-Ekonomi.
Metode penelitian yang dipakai secara berurutan adalah melakui 1) Penentuan
lokasi penelitian, 2) jenis pendekatan penelitian, 3) data dan sumber data, 4) metode
penentuan informan, 5) tehnik pengumpulan data, 6) tehnik analisis data, 7) tehnik
penyajian hasil analisis.
Dalam konsep Hindu sistim kemasyarakatan sudah berlaku yang disebut dengan
Varnasrama Dharma suatu sistim yang menekankan pada profesi. Dari konsep Catur
Varna dihubungkan dengan konsep manajemen Hindu yang paling tepat fungsinya
sebagai pelaksana kegiatan ekonomi adalah kaum Vasia, Seorang yang berprofesi
sebagai Vaisyalah yang paling menguatkan kwalitas dan mentalnya agar memiliki
kekuatan dalam menghadapi gangguan dinamika ekonomitersebut. Jadi sebagai
pengelola koperasi identik dengan kaum Vaisya. Sistim ekonomi model Hindu adalah
ekonomi yang mensejahtrakan antara kepentingan membangun kesejahtraan jasmani
dan rohani.
Tatanan manajemen koperasi di Ir donesia dikenal dengan adanya Rapat Anggota,
Pengurus, Pengawas dan manajer atau pelaksana utar na. Pengurus yang bertugas untuk
menjalankan usaha koperasi, sedangkan pengawasanı ya diserahkan olch pengawas yang
diplih oleh anggota dan bertindak untuk dan atas nama anggota. Manajemen Pengelolaan
koperasi Tatwam Asi dalam Persepektif Teologi Hindu yang menjadi pedoman
pengelolaan manajen koperasi adalah Catur Purusa Artha yaitu empat cara atau jalan
untuk mencapai tujuan guna memenuhi kebutuhan. dan sebagai landasan filosofisnya
adalah Tri H.'a Karana yang mengatur keseimbangan hubungan antara manusia dengan
Tuhan, manu ia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan
Implikasi Manajemen Koperasi Tat Twam Asi da am Teologi Hindu tampak pada
kesadaran akan pentingnya pelayanan. Pelayanan aualah hal yang paling utama baik
dalam kegiatan ekonomi maupun kegiatan lainnya. Koperasi Tat Twam Asi telah berjalan
dengan baik dengan predikan terbaik, karena implikasi yang terbentuk adalah
pelaksanaan secara langsung ajaran Vasudeva Kutumbakam. Semua orang adalah
bersaudara, sesuai dengan asas koperasi yaitu kekeluargaan dan gotong royong. Hal ini
juga merupakan karakter dari koperasi Tat Twam Asi, dalam mewujudkan terwujudnya
masyarakat Jagadhita, yakni masyarakat yang adil dan makmur, aman dan sentosa, tidak
kekurangan sandang, pangan, dan papan yang menjadi kebutuhan dasar.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Pascasarjana > S2 - Brahma Widya
Depositing User: Unnamed user with username isma
Date Deposited: 27 Apr 2026 06:09
Last Modified: 27 Apr 2026 06:10
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1310

Actions (login required)

View Item
View Item