PENJOR SUNDINGAN DALAM UPACARA NGUSABHA KAPAT DI PURA BALE AGUNG DESA ADAT SUSUT KELOD KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)

I DEWA AYU DWI JAYANTI, - (2022) PENJOR SUNDINGAN DALAM UPACARA NGUSABHA KAPAT DI PURA BALE AGUNG DESA ADAT SUSUT KELOD KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
1811011048_I DEWA AYU DWI JAYANTI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK

Penjor adalah sarana keagamaan umat Hindu yang senantiasa ada dalam setiap upacara/piodalan umat Hindu kususnya di Bali. Secara umum terdapat dua jenis penjor yaitu penjor sakral dan penjor hias. Penjor Sundingan merupakan salah satu jenis penjor sakral yang ada di Desa Adat Susut Kelod, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, penjor ini digunakan sebagai sarana utama dan upasaksi pada saat upacara Ngusabha Kapat. Upacara Ngusabha Kapat di Desa Adat Susut Kelod dilaksanakan tepat pada purnama sasih kapat yang ditandai dengan penancapan Penjor Sundingan di natar Pura Bale Agung. Pura Bele Agung merupakan salah satu tempat suci utama yang digunakan masyarakat Desa Adat Susut Kelod untuk menghaturkan sembah bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa berserta para manifestasinya. Masyarakat Desa Adat Susut Kelod meyakini nilai pendidikan agama Hindu yang terkandung dalam Penjor Sundingan dapat memperkuat rasa persaudaraan, kesatuan dan persatuan masyarakatnya, lebih-lebih Penjor Sundingan merupakan bagian dari warisan kebudayaan terdahulu masyarkat Desa Adat Susut Kelod yang masih eksis keberadaannya hingga saat ini. Adapun masalah yang akan dibahas antara lain (1) Mengapa Penjor Sundingan digunakan dalam upacara Ngusabha Kapat di Pura Bale Agung Desa Adat Susut Kelod, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli? (2 Bagaimana bentuk, fungsi dan makna Penjor Sundingan? (3) Nilai pendidikan agama Hindu apa saja yang terdapat dalam Penjor Sundingan pada upacara Ngusabha Kapat di Pura Bale Agung Desa Adat Susut Kelod, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli? Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah adalah: Teori Religi dari Koentjaraningrat, Teori Fungsionalisme Struktural dari Robert K. Merton dan Teori Nilai dari Max Scheler. Subjek penelitian ini adalah Bendesa Adat Susut Kelod, Jero Mangku Panti, Jero Kubayan Duuran, Jero Kubayan Alitan, Jero Kebau Duuran, Jero Kebau Alitan, Ketua Seka Dehe Sundingan dan beberapa anggota Seka Dehe Sundingan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara, studi dokumen, dan studi kepustakaan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut: (1) alasan digunakannya Penjor Sundingan dalam upacara Ngusabha Kapat di Pura Bale Agung Desa Adat Susut Kelod yaitu: karena Penjor Sundingan sebagai sarana utama yang dipersembahkan dalam upacara Ngusabha Kapat, sebagai upaya krama mempertahankan tradisi leluhur, sebagai ungkapan rasa syukur masyarakatnya dan segabai wujud perayaan upacara Ngusabha Kapat. (2) Penjor Sundingan memiliki bentuk melengkung dilengkapi tiga cabang dilengkungan penjornya, menggunakan daun dis sebagai hiasan utamanya dan dibuat secara khusus oleh Dehe Sundingan sehingga Penjor Sundingan memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dengan penjor sakral yang lain. Fungsi utama Penjor Sundingan yaitu sebagai upasaksi/pamucuk upacara Ngusabha Kapat di Pura Bale Agung dan makna Penjor Sundingan yaitu sebagai simbol Sang Hyang Tiga/Dewa Tri Murti dan merupakan wujud sembah bakti masyarakat Desa Adat Susut Kelod akan anugerah dan kemahakuasaan Tuhan (3) Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu yang terdapat dalam Penjor Sundingan pada upacara Ngusabha Kapat di Pura Bale Agung Desa Adat Susut Kelod, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli adalah nilai pendidikan sradha, nilai pendidikan etika dan estetika dan nilai pendidikan sosial.
Kata Kunci: Penjor Sundingan, Upacara Ngusabha Kapat, Pura Bale Agung, Nilai Pendidikan Agama Hindu

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Dharma Acarya > S1 - Pendidikan Agama Hindu
Depositing User: ulan
Date Deposited: 05 May 2026 04:03
Last Modified: 05 May 2026 04:03
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1314

Actions (login required)

View Item
View Item