IDA BAGUS MASTIKA, - (2010) AJARAN KETUHANAN DALAM TEKS LONTAR TUTUR KUMARATATTWA (Kajian Bentuk Fungsi dan Makna). Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
11. S2 BW 2010 IDA BAGUS MASTIKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (12MB)
Abstract
ABSTRAK
Tutur Kumaratattwa merupakan salah satu dari ribuan naskah yang diwarisi
masyarakat Bali saat ini. Tutur Kumaratattwa mengandung nilai-nilai luhur, yang
masih relevan untuk dipedomani oleh umat Hindu Bali. Tutur Kumaratattwa berisi
ajaran filosofis tentang mengapa manusia menderita dan bagaimana manusia
melepaskan diri dari penderitaan. Adapun sumber penderitaan manusia adalah
dasendria (sepuluh nafsu). Manusia harus memiliki kemampuan untuk mengendalikan
dasendria, ibarat pengembala mengembalakan gembalaanya, dengan cara mengenali
dan memahami kejatidiriannya sehingga manusia dapat mengerahkan segala kekuatan
yang ada di dalam dirinya.
Untuk mewujudkan hidup yang bebas dari derita, maka dibahaslah : Jenis-jenis
ajaran ketuhanan yang terdapat dalam teks Lontar Tutur Kumaratattwa, fungsi ajaran
Lontar Tutur Kumaratattwa dalam kehidupan keagamaan Hindu dan makna ajaran
dalam Lontar Tutur Kumaratattwa bagi umat Hindu. Teori yang dipakai untuk
membedah karya ini adalah teori fungsionalisme-struktural, mengingat dalam struktur
teks antara bagian-bagian dan unsur-unsur yang membangun cerita saling keterkaitan
sehingga terjadi satu kesatuan yang utuh. Teori hermeneutika dipergunakan untuk
memberikan penafsiran atau interpretasi terhadap struktur (sistem) tanda-tanda yang
bermakna. Tanda-tanda tersebut mempunyai makna sesuai dengan relevansi ketandaan
dibahas dengan teori semiotika. Metode yang dipakai adalah kepustakaan dan
wawancara, guna mengumpulkan data serta menganalisis data.
Jenis Ajaran Ketuhanan yang terdapat dalam Teks Lontar Tutur Kumaratattwa
adalah Ajaran (1) Siwa Tattwa (Cětana Tattwa), terdiri dari (Ajaran Paramasiwa
Tattwa, Ajaran Sadasiwa Tattwa, Ajaran Siwātmā Tattwa). (2) Ajaran Maya Tattwa
(Acetana Tattwa). (3) Kemahakuasaan Kāla ( Sang Waktu) (4) Ajaran Moksa. Fungsi
Ajaran Ketuhanan Lontar Tutur Kumaratattwa adalah (1) Punarbhawa, (2) Moksa,
(3) Karmaphala. Sedangkan makna ajaran Lontar Tutur Kumaratattwa adalah (1)
makna Teologi Hindu (Bhatara Guru, Bhatara Kumara, Sang Hyang Jatinityasa,
Bhatara Kala) (2) Makna Pelepasan diri. (3) Makna Kosmologis. Lontar Tutur
Kumaratattwa adalah sebuah naskah Bali yang memuat ajaran Siwaisme, sangat
berperan dalam kegiatan pencerahan perasaan bakti dan sebagai penuntun konsentrasi
menuju sebuah kebenaran. Hal ini disebabkan Lontar Tutur Kumaratattwa
mengandung ajaran agama, susila, tuntunan hidup serta pelukisan kebesaran Tuhan
dalam berbagai manifestasi-Nya, seperti tersebut di atas.
Kata Kunci : Lontar Tutur Kumaratattwa, Bentuk, Fungsi, dan Makna.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 05 May 2026 06:47 |
| Last Modified: | 05 May 2026 06:48 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1324 |

