UPACARA PENGERUWATAN DI PURA SIWA MANIK DALANG DESA PAKRAMAN PEMARON KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG (PERSPEKTIF SOSIORELIGIUS)

I NYOMAN RASA OLAS, - (2008) UPACARA PENGERUWATAN DI PURA SIWA MANIK DALANG DESA PAKRAMAN PEMARON KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG (PERSPEKTIF SOSIORELIGIUS). Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Tesis] Text (Tesis)
13. S2 BW 2008 I NYOMAN RASA OLAS.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (15MB)

Abstract

ABSTRAK

Berkembangnya budaya global dan modernisasi dalam bentuk penguasaan
ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) terus menerus terjadi. Modernisasi jika
dilihat dari satu sisi kadangkala membawa inovasi dan pembaharuan ke arah yang
positif bagi perkembangan budaya manusia, namun di sisi yang lain modernisasi
kadangkala membawa implikasi ke arah yang negatif yaitu berupa tergesernya
sendi-sendi kehidupan, termasuk semakin terkikisnya nilai-nilai religiusitas umat
manusia pada umumnya, dan umat Hindu pada khususnya. Salah satu bentuk
perubahan yang tampak adalah semakin tergesernya nilai keagamaan umat Hindu.
Salah satu aktifitas ritual keagamaan yang sulit dibedakan antara pelaksanaan agama
dan tradisi adalah pelaksanaan upacara Pengeruwatan yang dilaksanakan oleh umat
Hindu yang ada di Desa Pakraman Pemaron, Kecamatan Buleleng Kabupaten
Buleleng. Adapun pelaksanaan upacaranya dilaksanakan di sebuah pura yaitu Pura
Siwa Manik Dalang. Mencermati fenomena yang terjadi pada masyarakat Desa
Pakraman Pemaron, penulis merasa tertarik dan ingin mengetahui secara lebih jelas
tentang apa latar belakang masyarakat dan apa dasar filosofis yang melandasi,
sehingga masyarakat Desa Pakraman Pemaron melaksanakan upacara Pengeruwatan
di Pura Siwa Manik Dalang.
Berdasarkan atas latar belakang serta identifikasi permasalahan yang telah
dikemukakan di atas, maka dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut : (1)
Mengapa umat Hindu di Desa Pakraman Pemaron melaksanakan upacara
Pengeruwatan di Pura Siwa Manik Dalang, (2) Bagaimana tata cara upaçara
Pengeruwatan yang dilaksanakan di Pura Siwa Manik Dalang Desa Pakraman
Pemaron Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng, (3) Apa makna sosio religius
upacara Pengeruwatan di Pura Siwa Manik Dalang Desa Pakraman Pemaron
Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui tujuan umat Hindu di
Desa Pakraman Pemaron melaksanakan upacara Pengeruwatun di Pura Siwa Manik
Dalang, (2) Untuk mengetahui tata cara upacara Pengeruwatan yang dilaksanakan di
Pura Siwa Manik Dalang Desa Pakraman Pemaron Kecamatan Buleleng Kabupaten
Buleleng dan (3) Untuk mengetahui makna sosio religius upacara Pengeruwatan di
Pura Siwa Manik Dalang Desa Pakraman Pemaron Kecamatan Buleleng Kabupaten
Buleleng
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Fakulti, Interaksi
Simbolis, Simbol, dan teori Religiusitas. Metode pengumpulan data yang digunakan
adalah metode observasi, wawancara, pencatatan dokumen. Dan analisis data
dipergunakan metode deskriptif kualitatif.
Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa upacara pengeruwatan di
Pura Siwa Manik Dalang adalah: 1) dilaksanakan atas dasar keyakinan yang turuntemurun, 2) tata cara upacara sesuai dengan tradisi dan kesepakatan setempat, dan 3)
makna sosio religius terletak pada kekuatan mantra dan tirta pengeruwatan yang
dimohonkan di Pura Siwa Manik Dalang.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Pascasarjana > S2 - Brahma Widya
Depositing User: Unnamed user with username isma
Date Deposited: 09 May 2026 03:50
Last Modified: 09 May 2026 03:55
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1338

Actions (login required)

View Item
View Item