PENDIDIKAN PRENATAL : PERSPEKTIF TEOLOGI HINDU DI DESA PAKRAMAN PATEMON KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG

KETUT SINOPEN, - (2008) PENDIDIKAN PRENATAL : PERSPEKTIF TEOLOGI HINDU DI DESA PAKRAMAN PATEMON KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG. Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Tesis] Text (Tesis)
18. S2 BW 2008 KETUT SINOPEN.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (18MB)

Abstract

ABSTRAK

PENDIDIKAN PRENATAL: PERSPEKTIF TEOLOGI HINDU DI DESA
PAKRAMAN PATEMON KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN
BULELENG

Pembentukan watak anak yang baik dan mulia juga dapat terbentuk dari
kepedulian masyarakat yang berada di sekitar seorang suami yang memiliki istri
yang sedang hamil berpengaruh kepada bayinya yang lahir. Pendidikan prenatal
pada hakikatnya mendidik disiplin ibu bapak dan orang-orang disekitarnya,
melalui pelaksanaan ritual dan pantangan sikap mental yang harus dilakoni.
Misalnya ibu dididik soal kesehatan badan jika sudah mulai mengandung, sang
ayah selalu menjaga dari dalam, berkata-kata, berpikir dan bertingkah laku
sehingga tidak memberikan kesan negatif kepada istri yang secara langsung
berpengaruh negatif pada calon bayi, sejak diketahui terjadinya pembuahan
(konsepsi) didalam beberapa tahapan-tahapan upacara sesuai dengan
perkembangan jabang bayi. Tujuannya mendoakan kesehatan, keselamatan,
perkembangan watak anak yang baik, anak yang lahir menjadi anak yang suputra.
Berdasarkan pengamatan pendidikan prenatal dilaksanakan oleh umat Hindu
secara implisit melalui bentuk brata yang bermakna dimulai dari memilih sistem
perkawinan dan sistem sanggama (seks) serta memilih baik buruknya hari (hala
hayuning dewasa) dalam melakukan perkawinan dan sanggama, sampai dengan
melaksanakan brata suami istri setelah terjadinya pembuahan (konsepsi) beserta
dengan pelaksanaan upacara keagamaan dari perkawinan berupa makala kalahan
sampai dengan upacara keagamaan yang sesuai dengan perkembangan bayi dalam
kandungan yaitu upacara: Pangandeg, mareruyakan, nglukat bobotan, pawisik,
magedong-gedongan yang di dukung oleh kepedulian orang-orang disekitarnya.
(1) Bagaimana bentuk Pendidikan Prenatal menurut Perspektif Teologi Hindu di
desa Pakraman Patemon Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng? (2) Apa fungsi
Pendidikan Prenatal menurut perspektif Teologi Hindu di desa Pakraman
Patemon Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng? (3) Apa makna Pendidikan
Prenatal menurut perspektif teologi Hindu di desa Pakraman Patemon Kecamatan
Seririt Kabupaten Buleleng?
Adapun tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bentuk
Pendidikan Prenatal menurut Perspektif Teologi Hindu di desa Pakraman
Patemon Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng (2) Untuk mengetahui fungsi
Pendidikan Prenatal menurut perspektif Teologi Hindu di desa Pakraman
Patemon Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. (3)Untuk mengetahui makna
Pendidikan Prenatal menurut perspektif teologi Hindu di desa Pakraman Patemon
Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng
Untuk mencapai tujuan di atas digunakan metode sebagai berikut :
Pendekatan yangdigunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif,
teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik
observasi atau pengamatan berperan serta, dalam penelitian ini wawancara yang
digunakan adalah
Wawancara mendalam, dalam penelitian ini juga menggunakan teknik
pencatatan dokumen, serta teknik analisa data deskriptip kualitatif Teori yang
dikai membedah permasalahan yang diteliti adalah: teori fungsional struktural,
teori religiusitas dan teori simbol.
Hasil penelitian ini adalah: (1) Bentuk Pendidikan Prenatal menurut
Perspektif Teologi Hindu di desa Pakraman Patemon adalah dimulai dengan
mengadakan hubungan suami istri (2) Fungsi Pendidikan Prenatal menurut
perspektif Teologi Hindu di desa Pakraman Patemon Kecamatan Seririt
Kabupaten Buleleng memiliki fungsi. Fungsi Religius Magis berawal dari
adanya sistem relegi yang sangat diyakini oleh masyarakat di desa Pakraman
Patemon. Fungsi Pendidikan bahwa di dalam setiap aktivitas apapun bentuknya
yang dilaksanakan di lingungan keluarga mengandung aspek pendidikan. (3)
Makna Pendidikan Prenatal menurut perspektif teologi Hindu di desa Pakraman
Patemon Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng terdiri dari Makna Teologis yaitu
untuk persembahan. Makna Psikologis bahwa pendidikan prenatal diharapkan
dapat membawa keselamatan, kedamaian, kekhusukan dan ketenangan dalam
pendidikan prenatal yang dilaksanakan. Makna sosiologis bahwa Pendidikan
prenatal dilaksanakan dengan kesadaran sosial yang tinggi sekaligus
mengukuhkan nilai-nilai sosial yang ada pada masyarakat desa Pakraman
Patemon, di samping itu pendidikan prenatal, selalu melibatkan kelompok sosial
sebagai pendukungnya dan bukan secara pribadi-pribadi.

Kata Kunci: Pendidikan Prenatal dan Teologi Hindu

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Pascasarjana > S2 - Brahma Widya
Depositing User: Unnamed user with username isma
Date Deposited: 09 May 2026 04:28
Last Modified: 09 May 2026 04:30
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1343

Actions (login required)

View Item
View Item