NI KETUT SITI, - (2008) PEMBERDAYAAN SPIRITUALITAS NARAPIDANA HINDU DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN TABANAN. Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
23. S2 BW 2008 NI KETUT SITI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (15MB)
Abstract
ABSTRAKSI
Pemberdayaan Spiritualitas Narapidana Hindu
Di Lembaga Pemasyarakatan Tabanan
Oleh:
NI KETUT SITI
Di era globalisasi masa kini dihadapkan umat beragama kepada
serangkaian tantangan baru. Akhir-akhir ini intensitas dan ekstensitas
konflik sosial ditengah-tengah masyarakat terasa kian meningkat.
Perkembangan terakhir menunjukkan sejumlah konflik sosial dalam
masyarakat telah berubah menjadi distruktif bahkan cendrung anarkis.
Dalam persaingan kehidupan yang begitu ketat dan terkadang keras
menyebabkan manusia terkadang menyimpang dari norma-norma dan
melanggar ajaran-ajaran agama yang diyakininya.
Fakta seperti ini terjadi pada narapidana Hindu yang ada di Lembaga
Pemasyarakatan Tabanan, yang semuanya adalah orang-orang yang
beragama. Mencermati fenomena seperti ini menjadi inspirasi penulis untuk
mengetahui lebih mendalam faktor-faktor penyebabnya dan mencoba
meneliti prilaku Pemberdayaan Spiritualitas narapidana Hindu dengan
merumuskan permasalahan: Bagaimana latar belakang narapidana Hindu
sehingga menjadi penghuni Lembaga pemasyarakatan. Bagaimana pola
pembinaan yang dilakukan terhadap narapidana Hindu yang ada di Lembaga
Pemasyarakatan Tabanan. Bagaimana pemahaman spiritualitas narapidana
Hindu setelah mendapat pembinaan di Lembaga Pemayarakatan Tabanan.
Permasalahan di atas, penelitian ini dilandasi dengan beberapa tinjauan
pustaka, konsep dan landasan teori. Dan penelitian ini menggunakan jenis
kualitatif. Dalam pengumpulan data dipakai metode observasi dan
wawancara. Metode pengumpulan data tersebut dipakai karena dianggap
paling tepat dalam penelitian Pemberdayaan Spiritualitas Narapidana Hindu.
Dari hasil yang didapat berdasarkan dua teknik pengumpulan data
observasi dan wawancara bisa ditemukan tentang pola pembinaan
memberikan penyadaran terhadap segala perbuatannya yang dipandang
bertentangan dengan norma-norma susila, kemasyarakatan, moral dan
keagamaan dengan memberi pelayanan secara manusiawi selama di dalam
tahanan.
Pelayanan pembinaan yang dilakukan, yaitu dengan melakukan
pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Dari hasil analisis data
tentang tiga rumusan masalah didapat kesimpulan sebagai berikut:
Pembinaan narapidana menekankan pada kepribadian dan pembinaan
kemandirian. Pembinaan mental bagi narapidana dilaksanakan dengan
Kantor Departemen Agama Kabupaten Tabanan. Pemberdayaan Spiritualitas
Narapidana Hindu cukup baik sebab pembinaan keagamaan dapat
menyentuh spiritual narapidana Hindu sehingga penuh rasa sabar menjalani
masa tahanannya. Dalam kehidupan individu atau kemasyarakatan mereka
cukup baik sesama warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 - Brahma Widya |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 29 May 2026 02:23 |
| Last Modified: | 29 May 2026 02:25 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1363 |

