I GUSTI KETUT SUNIAWATI, - (2022) STRATEGI GURU DALAM PENANAMAN NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU PADA SISWA DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI 2 DENPASAR. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
1811011080_I GUSTI KETUT SUNIAWATI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (14MB)
Abstract
ABSTRAK
Pendidikan merupakan suatu hal yang penting bagi setiap anak, baik anakm normal maupun anak berkebutuhan khusus seperti gangguan pendengaran, penglihatan dan mental. Dalam proses pendidikan tentunya diperlukannya sebuah strategi untuk dapat mendidik anak berkebutuhan khusus tersebut. Adapun permasalahan yang akan dibahas yaitu 1) cara pengimpelementasi strategi pembelajaran, 2) kendala-kendala yang dihadapi, 2) upaya-upaya yang dilakukan. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah yaitu: Teori Konstruktivisme dari Jaen Piager, Teori Humanisme dari Ki Hadjar Dewantara dan Teori Behaviorisme dari Sukmadinata. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi non-partisiant, wawancara terencana terstuktur, kepustakaan dan . Data dianalisis dengan tiga langkah yaitu: Reduksi, pengklasifiksian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan 1) strategi yang digunakan di Sekolah Luar Biasa Negeri 2 Denpasar dalam pembelajran Agama Hindu adalah strategi exposition learning dengan tiga tahapan: a) Tahap perencanaan yaitu dengan melengkapi pembuatan RPP, b) Tahap pelaksanaan, dimana pada tahapan ini guru melaksanakan pembelajaran dengan strategi exposition learning serta didukung dengan metode ceramah yang mana menjelaskan secara rinci mengenai materi pembelajaran serta metode demonstrasi dengan mempraktekan kegiatan keagamaan seperti membuat tipat dll. Pada tahapan ini guru seringkali menemukan hal-hal yang tidak sesuai sehingga tujuan dari pendidikan sukar untuk ditemui, c) Tahap penilaian, pada tahapan terakhir ini guru akan merangkum kemampuan siswa dengan melakukan tes, selain itu pula guru melakukan penilaian dengan tingkah laku, pengetahuan dan keterampilan saat melakukan praktek. 2) faktor-faktor penyebab terjadinya kendala pada proses pembelajaran yaitu: a) faktor siswa meruakan salah satu penyebab terjadinya sebuah kendala itu disebabkan oleh beberapa hal seperti halnya intelektual siswa yang rendah, emosi siswa yang tidak stabil dan kelemahan secara mental, b) faktor guru diakibatkan oleh kurangnya media pembelajaran sehingga guru seringkali harus berkreasi sendiri serta sulitnya mengontrol peserta didik akibat ketunaan yang dialami c) faktor sekolah yaitu kurangnya buku pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran dan kurangnya dukungan dari orang tua siswa untuk melatih kemandirian anak serta minimnya sarana dan prasarana yang ada di sekolah. 3) upaya yang dilakukan yaitu: a) upaya guru dengan lebih bersabar dalam memberi arahan dan pembelajaran pada siswa serta selalu berkreasi semaksimal mungkin b) upaya sekolah yaitu memberikan pelatihan pada orang tua siswa mengenai bahasa isyarat, menyusun bahan ajar serta memanfaatkan fasilitas yang ada semaksimal mungkin.
Kata kunci: Strategi, Agama Hindu, Anak Berkebutuhan Khusus
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Dharma Acarya > S1 - Pendidikan Agama Hindu |
| Depositing User: | ulan |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 06:36 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 06:36 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1379 |

