I NYOMAN BONTOT, - (2011) ASURANSI JIWA DALAM KONSEP PENGELOLAAN ARTHA MENURUT HINDU. Masters thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
0912510254_I Nyoman Bontot.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Kehidupan sehari-hari masyarakat Hindu di Bali melalui desa pakraman,
merupakan latar belakang penelitian terhadap asuransi jiwa dalam konsep pengelolaan
artha menurut Hindu. Tujuan yang ingin dicapai oleh penelitian ini adalah dapat
mengetahui dan memahami asuransi jiwa sebagai perencanaan keuangan menurut
Hindu dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Hindu di Bali,
sehingga pada akhirnya dapat mencapai tujuan hidup menurut agama Hindu.
Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana peranan asuransi jiwa dalam
sistem perencanaan keuangan menurut Hindu. Bagaimana konsep-konsep ajaran
Hindu yang mengekpresikan prinsip asuransi jiwa. Dan bagaimana penerapan
asuransi jiwa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Hindu di Bali.
Landasan teori yang digunakan adalah teori konsumsi, teori kebutuhan
maslow, teori hermeneutik, dan teori modal sosial. Selanjutnya dalam dalam
menganalisis makna yang terkandung dalam ajaran Hindu digunakan pendekatan
fenomenologis, interaksi simbolik yang berhubungan dengan kebudayaan. Analisis
dipadukan dengan teori hermeneutik interpretatif untuk menemukan makna yang
terkandung dalam konsep ajaran Hindu tentang asuransi jiwa. Penelitian ini
menggunakan data primer berupa teks dan lisan.
Adapun temuan dalam penelitian ini adalah perencanaan keuangan menurut
Hindu yang terdiri dari (1) cara memperoleh pendapatan, ditemukan dalam Kitab
Sarasamuccaya dan Bhagawad Gita; (2) penggunaan uang (konsumsi) untuk mencapai
dharma dan kama, ditemukan dalam Kitab Sarasamuccaya; dan (3) perencanaan
tabungan (saving) dan proteksi/perlindungan (asuransi jiwa) khususnya, ditemukan
dalam Atharvaveda, Brahma Purana, dan Dharmasastra (Manava Dharmasastra,
Artha Sastra, Canakya Niti Sastra, dan Sarasamuccaya). Penerapan prinsip-prinsip
asuransi jiwa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Hindu di Bali dapat ditemukan
dalam desa pakraman, melalui konsep kebersamaan dan gotong royong (menyama
braya), suka-duka, dan sima-krama. Seiring terjadinya modernisasi dan globalisasi, peran desa pakraman dalam kebersamaan dan gotong royong (menyama braya), suka-
duka, dan sima krama mulai berkurang, asuransi jiwa sebagai lembaga keuangan dapat menjadi pilihan masyarakat khususnya umat Hindu di Bali, sebagai lembaga alternatif
diluar desa pakraman untuk mencapai tujuan hidup menurut Hindu.
Kata kunci : ajaran Hindu, pengelolaan artha, asuransi jiwa
ABSTRACT
In the Hindu’s daily social life in Bali, knows about desa pakraman, which the
back ground this reseach of life insurance in Hindu’s managing artha. The purpose to
reach this research is to know and understand about life insurance as a financial
planner in Hindu’s and implementing in the live of Bali society is the object of this
reseach, so the end we can reach to destination live in Hinduism.
This research, raising how life insurance can be part of financial planner
system in Hinduism, how the Hinduism concepts expretion in life insurance principles,
and how the life insurance implementing in Bali traditional society.
Basic teoru used in this studies is consumption teory, need of maslow teory,
hermeneutic teory, and social capital teory. And then to analizing about meaning in
Hinduism concepts used fenomenologis approach, the interaction symbolic to
connecting the culture. The analizing combined with hermeneutic interpretative teory
to find that definition in Hinduism concepts about life insurance. This reseach using
text and oral primer data.
Anyway in this research, we found the financial planner in Hinduism is (1)
how to get income, in Sarasamuccaya and Bhagawad Gita; (2) how to used income
(daily consumption) to reach dharma and kama, in Sarasamuccaya; (3) the planner of
saving and protection (life insurance) principles, in Atharvaveda, Brahma Purana, and
Dharmasastra (Manava Dharmasastra, Artha Sastra, Canakya Niti Sastra, and
Sarasamuccaya). Implementing of life insurance in Hindu’s Bali tradition, in desa
pakraman with solidarity concepts (menyama braya), suka-duka and sima krama.
Refering to modernisation and globalisation, desa pakraman act in solidarity
(menyama braya), suka-duka and sima krama to reducing, life insurance as one of
financial institution can be choose from the social life specially Hindu’s in Bali as the
alternate institution excluded desa pakraman for the reach purpose Hinduism life.
Key word : Hinduism, managing artha, life insurance
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 - Brahma Widya |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 03:56 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 03:56 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1402 |

