IMPLIKASI MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI DESA BATUNGSEL KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN (PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA HINDU)

NI NENGAH LELA NOPITA SARI, - (2022) IMPLIKASI MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI DESA BATUNGSEL KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN (PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA HINDU). Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
1811011091_NI NENGAH LELA NOPITA SARI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK
Tiktok merupakan salah satu platform media sosial yang menyediakan layanan berupa konten video yang dikemas dengan beragam efek dan musik yang tersedia. Penggunaan media sosial Tiktok secara terus-menerus dapat memberikan dampak pada karakter anak. Dalam kitab suci Bhagawadgita menyatakan bahwa ada dua kecendrungan yang dapat mempengaruhi karakter manusia yaitu Daivi Sampad (sifat kedewataan) dan Asuri Sampad (sifat keraksasaan). Setiap manusia tidak dapat dikatakan sebagai manusia yang sempurna. Hal ini disebabkan karena adanya sifat Daiwi dan Asuri Sampad dalam diri manusia. Daiwi Sampad merupakan landasan dalam bertingkah laku yang dapat mendatangkan kebahagiaan bagi siapapun yang menjalaninya. Adapun masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu : (1) Apa saja konten Tiktok yang diakses anak-anak di Desa Batungsel Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan ? (2) Apa yang memotivasi anak-anak di Desa Batungsel Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan mengakses Media Sosial Tiktok ? (3) Bagaimana implikasi media sosial Tiktok terhadap pembentukan karakter anak ditinjau dari perspektif pendidikan agama Hindu di Desa Batungsel Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan ? Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi konten Tiktok yang diakses anak-anak di Desa Batungsel, (2) mengetahui motivasi anak-anak di Desa Batungsel mengakses Tiktok, (3) menganalisis implikasi media sosial Tiktok terhadap pembentukan karakter anak di Desa Batungsel. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah adalah : teori pembelajaran sosial yang dikemukakan oleh Albert Bandura, teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow dan teori behavioristik yang dicetuskan oleh Gage dan Barliner. Subjek penelitian ini adalah anak-anak dengan rentang usia 6-12 tahun yang aktif bermain Tiktok, orang tua dan masyarakat sekitar di Desa Batungsel. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi kepustakaan serta menggunakan analisis data kualitatif dari Miler dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa : (1) konten-konten yang diakses anak Desa Batungsel yaitu konten keagamaan Hindu serta konten Hiburan. (2) motivasi anak-anak di Desa Batungsel mengakses media sosial tiktok yaitu adanya kebutuhan akan psikologi, adanya kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan akan penghargaan dan aktualisasi diri (3) implikasi media sosial tiktok terhadap pembentukan karakter anak yaitu implikasi positifnya terbentuknya karakter anak yang religius, pertemanan (Maitri),kedermawanan (Danam), keberanian (Abhyam), hidup sederhana (Tapasya), kreatif, dan peduli lingkungan. Implikasi negatif yaitu proses belajar anak terganggu, pemborosan kuota, berdampak pada kesehatan mata anak, sikap anak yang susah diatur.
Kata kunci : Media Sosial Tiktok, Pembentukan Karakter Anak, Perspektif Pendidikan Agama Hindu

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Dharma Acarya > S1 - Pendidikan Agama Hindu
Depositing User: ulan
Date Deposited: 26 Aug 2026 03:22
Last Modified: 26 Aug 2026 03:22
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1414

Actions (login required)

View Item
View Item