GUSTI AYU SRI DENIATI, - (2022) IMPLEMENTASI MAJEJAITAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PRATAMA WIDYA PASRAMAN GURUKULA BANGLI. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
1811041002_GUSTI AYU SRI DENIATI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (11MB)
Abstract
ABSTRAK
Peningkatan perkembangan motorik halus sangat bermanfaat bagi bertumbuhan anak usia dini. Perkembangan motorik halus adalah perkembangan gerakan anak usia dini yang melibatkan otot kecil atau sebagian anggota tubuh tertentu. Beberapa kegiatan yang dapat menstimulus kemampuan motorik halus anak seperti menulis, menggambar, menjahit, menempel, dan menggunting. Kegiatan-kegiatan yang mengandung nilai-nilai budaya dan kearifan lokal agama Hindu di Bali juga dapat diimplementasikan untuk menstimulus kemampuan motorik halus anak agar mengalami peningkatan, salah satunya adalah kegiatan majejaitan. Kegiatan majejaitan sendiri merupakan salah satu kegiatan memotong daun-daunan yang kemudian dilanjutkan dengan menjahit dengan semat atau benang yang akan menciptakan hasil yang dinamakan jejahitan. Adapun masalah yang akan dibahas antara lain : (1) Bagaimanakah implementasi majejaitan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli? (2) Apa kendala yang ditemukan dalam implementasi kegiatan majejaitan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli? (3) Bagaimana dampak stimulus kegiatan majejaitan terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana implementasi kegiatan majejaitan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli, (2) Kendala yang dialami dalam implementasi kegiatan majejaitan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli (3) Dampak stimulus kegiatan majejaitan terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah : Teori Behavioristik dari Skinner, dan Teori Konstruktivisme dari Piaget dan Lev Vygotsky. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru-guru, Kepala Sekolah, dan Anak-anak kelas B2 yang bersekolah di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli. Metode pengumpulan data dengan cara observasi partisipan, wawancara terstruktur, studi dokumen dan studi kepustakaan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukan (1) Implementasi atau pelaksanaan kegiatan majejaitan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli, (2) Kendala-kendala yang dihadapi
guru pada saat implementasi kegiatan majejaitan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli dikarenakan oleh faktor internal seperti sikap belajar anak, konsentrasi anak, dan tingkat kemampuan anak yang berbeda (3) Kegiatan majejaitan di Pratama Widya Pasraman Gurukula Bangli berdampak positif terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun, selain itu kegiatan majejaitan juga berdampak pada aspek perkembangan anak usia dini yang laiinya seperti aspek seni, kognitif, dan sosial emosional.
Kata Kunci : Kemampuan Motorik Halus, Majejaitan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LD Individual institutions (United States) |
| Divisions: | Fakultas Dharma Acarya > S1 - Pendidikan Anak Usia Dini |
| Depositing User: | ulan |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 04:28 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 04:28 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1444 |

