IDA AYU MARCHA JAYANTHI, - (2022) PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI MEDIA BAHAN ALAM PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD KUMARA NGURAH RAI II DESA GETASAN, KECAMATAN PETANG KABUPATEN BADUNG. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
1811041009_IDA AYU MARCHA JAYANTHI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (12MB)
Abstract
ABSTRAK
Mencari tahu apakah media bahan alam dapat menjadi upaya untuk peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun di PAUD Kumara Ngurah Rai II, merupakan tujuan dari penelitian ini, mengingat permasalahan yang dialami di PAUD Kumara Ngurah Rai II yakni keterbatasan penyediaan media konkret dalam pembelajaran berhitung permulaan yang memerlukan anggaran yang cukup besar. Media pembelajaran konkret seperti bahan alam yang bisa didapatkan anak di sekitar lingkungannya, seperti dedaunan dan kelopak bunga dari tanaman hias, atau bahkan pohon pisang dan keladi dapat dimanfaatkan batang dan pelepahnya, diharapkan dapat menjadi solusi media konkret dalam pembelajaran yang mudah didapatkan dan menyenangkan sehingga kemampuan berhitung anak terstimulasi dengan optimal. Penelitian tindakan kelas atau lebih sering disebut PTK merupakan jenis dari penelitian ini, objek yang diamati adalah kemampuan berhitung permulaan anak dan 22 orang anak usia 5-6 tahun di PAUD Kumara Ngurah Rai II Desa Getasan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung yang lebih rincinya dengan anak perempuan 7 orang dan anak laki-laki 15 orang yang akan menjadi subjek penelitian ini. PTK ini dilaksanakan di awal bulan Maret 2022, kemudian dilanjutkan kembali pada bulan April hingga Mei 2022 dengan total selama 3 bulan. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni observasi guru selama pembelajaran di kelas yang dituangkan hasilnya melalui lembar observasi, kemudian diperkuat wawancara dengan guru setelah pembelajaran usai dan ditambah dengan dokumentasi berupa foto kegiatan, setelah itu data diolah dengan
metode deskriptif kualitatif yang membahas dengan rinci proses dan hasil pembelajaran menggunakan media bahan alam, sehingga data dapat dikatakan sah berupa triangulasi data. Data yang telah dipaparkan secara rinci digunakanlah metode deskriptif kuantitatif yang merupakan penyajian bentuk data hasil observasi guru ke dalam tabel sehingga memudahkan pembaca untuk melihat hasil dari observasi kemampuan anak yang telah diamati guru selaku observer dalam proses pembelajaran. Hasil pengamatan guru diawali dari pelaksanaan pratindakan untuk memperoleh hasil kemampuan anak, setelah itu peneliti melanjutkan dengan pelaksanaan penelitian siklus untuk memantau apakah anak mengalami peningkatan semenjak diberikan tindakan berupa penggunaan media bahan alam, dan perbaikan dari kendala yang belum teratasi dilaksanakan pada tindakan di siklus II dengan solusi yang terencana. Pratindakan tanpa menghadirkan media konkret mengawali penelitian tindakan kelas ini, dengan standar penilaian yang memperhatikan 4 aspek kemampuan berhitung permulaan yakni menyebutkan bilangan satu sampai dengan dua puluh, menghubungkan benda dengan lambang bilangan satu sampai dengan sepuluh, mengenal konsep jumlah dan mengenal konsep penjumlahan dan pengurangan, adapun hasil yang didapat pada observasi awal yakni kategori belum berkembang (BB) ditemukan bahwa 2 orang anak yakni dengan bantuan guru anak belum mampu memenuhi 4 aspek yang diamati, kategori mulai berkembang (MB) terdapat 12 orang anak dengan bantuan guru mampu memenuhi kurang dari 4 aspek yang diamati, kategori berkembang sesuai harapan (BSH) terdapat 8 orang anak tanpa bantuan guru mampu memenuhi 4 aspek, namun pada kategori berkembang sangat baik (BSB) dimana tanpa bantuan guru mampu memenuhi lebih dari 4 aspek belum ada anak yang mampu memenuhinya. Peningkatan mulai terlihat di tindakan siklus I yakni dengan terjadinya penurunan dalam kategori belum berkembang (BB) hingga tidak ada anak dalam kategori ini, kategori mulai berkembang (MB) juga terjadi penurunan jumlah dengan hanya 11 orang anak, kategori berkembang sesuai harapan (BSH) juga naik menjadi 9 orang anak dan kategori berkembang sangat baik (BSB) mulai diisi oleh 2 orang anak, karena hasil perkembangan di siklus I belum mencapai kriteria keberhasilan minimal yang ingin dicapai dalam penelitian ini, maka dilanjutkan penelitian dilanjutkan dan dilaksanakan perbaikan siklus II dengan mencari solusi dari permasalah di siklus I. Penelitian tindakan siklus II kembali menunjukkan peningkatan setelah dilaksanakan perbaikan sesuai hasil perkembangan pada siklus I, hasil kemampuan anak di siklus II yakni tidak ada anak dalam kategori belum berkembang dan mulai berkembang, 3 anak masuk dalam kategori berkembang sesuai harapan dan 19 orang anak masuk dalam kategori berkembang sangat baik. Hasil dari penelitian di akhir siklus menunjukkan bahwa media bahan alam dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun di PAUD Kumara Ngurah Rai II Desa Getasan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.
Kata Kunci : Kemampuan Berhitung Permulaan, Media Bahan Alam dan Anak Usia Dini
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LD Individual institutions (United States) |
| Divisions: | Fakultas Dharma Acarya > S1 - Pendidikan Anak Usia Dini |
| Depositing User: | ulan |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 04:57 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 04:57 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1446 |

