NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI SIAT SARANG DI DESA ADAT SELAT KECAMATAN SELAT KABUPATEN KARANGASEM

NI KOMANG GAYATRI WERDIANTARI, - (2024) NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI SIAT SARANG DI DESA ADAT SELAT KECAMATAN SELAT KABUPATEN KARANGASEM. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
2011011079_Ni Komang Gayatri Werdiantari.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Abstrak

Pulau Bali merupakan pulau yang terkenal dengan budaya, adat istiadat, dan
tradisi yang beraneka ragam. Banyak tradisi atau budaya Bali sudah beralih fungsi
atau makna, tetapi di Desa Adat Selat, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem
tetap eksis dengan berbagai tradisi yaitu tradisi Siat Sarang. Berdasarkan latar
belakang, bahwa ada beberapa daerah yang memiliki keunikan sendiri dalam
pelaksanaan upacara Bhuta Yadnya. Sebagai contoh adalah tradisi Siat Sarang yang
dilaksanakan serangkaian usaba dimel oleh masyarakat Desa Adat Selat. Di daerah
lain tidak banyak mengetahui mengenai tradisi Siat Sarang, sehingga penulis
merasa tergugah untuk meneliti upacara ini. Adapun permasalahan yang akan
dibahas adalah: (1) Bagaimakah prosesi tradisi Siat Sarang di Desa Adat Selat
Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem, (2) Apakah makna yang terkandung dari
tradisi Siat Sarang bagi masyarakat Desa Adat Selat Kecamatan Selat Kabupaten
Karangasem? dan (3) Nilai-nilai pendidikan agama Hindu apakah yang
terkandung dalam tradisi Siat Sarang yang ada di Desa Adat Selat Kecamatan
Selat Kabupaten Karangasem? Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan
masalah adalah (1) Teori religi, (2) Teori fungsional struktural, (3) Teori Nilai. Jenis
penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Desa Adat
Selat, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem. Jenis data yang di cari adalah data
kualitatif. Objek penelitian ini adalah prosesi tradisi Siat Sarang, makna tradisi Siat
Sarang, dan nilai pendidikan agama hindu yang terkandung dalam tradisi Siat
Sarang. Subjek penelitian ini adalah seluruh warga Desa Adat Selat. Metode yang
digunakan untuk mengumpulkan data yaitu: metode observasi, metode wawancara,
metode studi kepustakaan, dan metode studi dokumen. Data yang terkumpul
dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan (1) Prosesi tradisi Siat Sarang di mulai dari tahap persiapan banten
dan sarana upakara, sebelum tradisi dimulai mereka mempersembahkan sesajen
berupa tenga berisikan daun gegirang, bambu, gunggung, daun aba yang dihiasi
bergambar mahluk bhuta kala. Kemudian tenga dimasukkan kedalam sarang agar
segala kekuatan negatif terserap masuk kedalam sarang sebelum dihancurkan. (2)
Tradisi Siat Sarang memiliki makna yaitu: (1) Makna religi, (2) Makna sebagai
simbol pengendalian diri, (3) Makna sebagai simbol pembersihan spiritual (3) Nilai-nilai Pendidikan agama hindu yang terkandung dalam tradisi ini meliputi: (1)
Nilai Pendidikan tattwa, (2) Nilai Susila/Etika, (3) Nilai Upacara.
Kata Kunci: Nilai, Pendidikan, Siat Sarang

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Dharma Acarya > S1 - Pendidikan Agama Hindu
Depositing User: Tude
Date Deposited: 12 Oct 2026 03:55
Last Modified: 12 Oct 2026 03:55
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1460

Actions (login required)

View Item
View Item