UPACARA NGUSABHA LALAB DI DESA PAKRAMAN ABUAN KECAMATAN KINTAMANI, KABUPATEN BANGLI (PERSPEKTIF KOMUNIKASI)

I NENGAH ALAM, - (2013) UPACARA NGUSABHA LALAB DI DESA PAKRAMAN ABUAN KECAMATAN KINTAMANI, KABUPATEN BANGLI (PERSPEKTIF KOMUNIKASI). Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
32 S1 PENA 2013 I NENGAH ALAM.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (11MB)

Abstract

ABSTRAK
Pelaksanaan Upacara Ngusabha Lalab ini unik, yang dilaksanakan pada
Sasih Kadasa, yang dilaksanakan tepat Pukul 00.00 Wita dan berakhir Pukul
03.00 Wita.Dan memakai sarana upacara yang serba di lalab atau di kukus
(rebus).Pelaksanaan upacara Ngusabha Lalab mengambil tempat di pura Dalem
Pingit yang diempon oleh Desa Pakraman Abuan Kecamatan Kintamani.
Kabupaten Bangli. selama pelaksanaan upacara ini krama dilarang memakai
perhiasan yang berupa emas dan dilarang bersuara keras-keras. Upacara
Ngusabha Lalab ini menarik dan unik untuk di teliti terutana komunikasi yang
terkandung dalam Upacara Ngusabha Lalab. Dengan demikian kiranya menarik
minat penulis untuk menuangkan dalam sebuah karya ilmiah dengan judul:
Pelaksanaan Upacara Ngusabha Lalab di Desa Pakraman Abuan Kecamatan
Kintamani, Kabupaten Bangli (perspektif komunikasi).
Bertitik tolak dari latar belakang permasalahan di atas dapat dirumuskan
masalah, yaitu: (1) Bagaimanakah bentuk UpacaraNgusabha Lalab? (2)
Bagaimana bentuk komunikasi dalam Upacara Ngusabha Lalab? (3) Bagaimana
fungsi kmunikasi dalam Upacara Ngusabha Lalab? Permasalahan di atas akan di
kaji dengan memakai beberapa teori. Teori yang dipakai adalah:Teori Religi,
Komunikasi dan Fungsional Struktural. Selain itu dalam memperoleh dan
menganalisis data dipakai beberapa teknik, yaitu teknik observasi, wawancara,
studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Jenis penelitian kualitatif dan
dijabarkan dengan analisis deskriftif, sehingga diperoleh suatu kesimpulan yang
menyeluruh.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa bentuk Upacara Ngusabha Lalab di Desa Pakraman Abuan
yaitu: didasari dengan adanya sejarah Upacara Ngusaba Lalah yang pada saat itu
Desa tertimpa masalah karena menggunakan sarana upakara yang digoreng
karena terjadi masalah di Desa maka prajuru nenung dan mulai saat itu
masyarakat memakai sarana upakara yang serba dilalab dan pada saat itu upacara
ini di sebut Upacara Ngusaba Lalab. Prosesi Upacara Ngusabha Lalab di Desa
Pakraman abuan yaitu:di mulai dari Pukul 19.00 Wita yaitu mapiuning di pura
Dalem Rajapati kemudian dilanjutkan upacara mapiuning di pura Dalem
Gede.Pada Pukul 00.00 Wita seluruh warga masyarakat melaksanakan
persembahyangan di pura Dalem Pingit yaitu upacara Ngusabha Lalab, yang
berakhir Pukul 03.00 Wita.Setelah upacara Ngusabha Lalab selesai dilanjutkan
dengan rangkaian yang terakhir yaitu mesoda di jaba pura Dalem Gede.
Banten yang dipersembahkan atau dihaturkan harus di lelab,kukus seperti
bebantalan, jaja uli ketupat, sumping dan sebagainya.Yang dihaturkan di Dalem
Pingit menggunakan sarana banten sesuai dengan macam dan tingkatan
pelaksanaannya.Dalam upacara Ngusabha Lalah yang memimpin upacara adalah
Jro Kubayan yang dibantu oleh Paduluan yaitu: Jro Guru, Saing Enembelas dan
Saing Pitulas. Keberadaan Upacara Ngusaha Lalah masih diakui dan senantisa
dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Desa Pakraman Abuan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Dharma Duta > S1 - Penerangan Agama Hindu
Depositing User: Unnamed user with username isma
Date Deposited: 28 Feb 2026 09:38
Last Modified: 28 Feb 2026 09:39
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1196

Actions (login required)

View Item
View Item