I NENGAH ARYANATHA, - (2004) UPACARA CARU BALIK SUMPAH DI PURA DALEM PURI PELIATAN UBUD. Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
9 S2 BW 2004 I NENGAH ARYANATHA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (20MB)
Abstract
ABSTRAKS
UPACARA CARU BALIK SUMPAH
DI PURA DALEM PURI PELIATAN
UBUD
Masyarakat Bali pada umumnya adalah masyarakat agraris yang memiliki
corak kehidupan yang, dilandasi dengan agama dan budaya, memberikan corak
kehidupan beranekaragam sesuai dengan kemampuan dan bakat masyarakat, telah
berbagi fungsi sesuai dengan situasi dan perkembangan lingkungannya.
Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi yang
lebih luas mengenai Upacara Caru Balik Sumpah yang dilakukan di Pura Dale Puri
Peliatan Ubud serta kaitannya dengan upacara-upacara yang lain dalam kehidupan
bermasyarakat dan beragama.
Adapun Tujuan Khusus Penelitian ini adalah untuk dapat menjawab ketiga masalah
yangtelah dirumuskan yaitu : Ingin mengetahui secara lebih jelas bentuk, fungsi dan
makna Upacara Caru Balik Sumpah di Pura Dale Puri Peliatan Ubud
Sesuai tujuan melaksanakan Caru Balik Sumpah, yaitu untuk mencapai
keharmonisan, kesejahteraan dan kedamaian terhadap bhuawana agung ( alam
semesta) dengan bhuwana alit (badan wadag). Yang menyebabkan, dapat mencapai
kebahagiaan, kesejahteraan, kedamaian dan keharmonisan. Ada tiga unsur dalam
mewujudkan keharmonisan yaitu; Sang Hyang Widhi/Tuhan, Manusia, Bhuta (
lingkungan hidup, ekologi).
Agar bisa menemukan kebahagiaan dan kesejahteraan dalam hidup di dunia
ini, di haruskan untuk mengadakan interaksi yang positif dengan ketiga penyebab
atau sumber kebahagian tersebut. yang disebut dengan Tri Hita Karana. Konsep ini
menberikan suatu penjelasan yang sangat esensial ( mendalam ) apabila dilaksanakan
memberikan jaminan terhadap hubungan harmonis, baik menyangkut kesejahteraan
jasmaniah maupun rokhaniah.
Landasan teori yang digunakan adalah teori Teori Fungsionalisme Struktural,
Teori Interaksi Simbolik, yang berkaitan dengan situasi kontekstual dan makna.
Karakterristik kehidupan, dinamika dan latarbelakang sosial budaya mempengaruhi
corak kehidupan bermasyarakat, dan beragama di Desa Peliatan Ubud, sehingga
dapat memperlihatkan kehidupan beragama yang sesuai dengan tuntunan pustaka suci
agama Hindu Aktivitas penelitian dibagi dalam tiga tahap kegiatan yakni; tahap
orientasi awal, eksplorasi dan inspeksi. Kegiatan orientasi awal dimaksudkan untuk
menciptakan hubungan yang harmonis di lapangan di samping berupaya untuk
mengadakan studi terhadap literatur literatur yang terkait dengan penelitian.
Data lapangan yang diperoleh, baik data primer maupun data skunder dan
dikumpulkan dengan tehnik dokumentasi, observasi, dan tehnik interview. Data
selanjutnya dianalisis dengan tehnik deskriptif kualitatif. Berdasarkan atas penelitian
lapangan yang dilakukan maka dapat dikemukakan hasil penelitian secara ringkas
sebagai berikut; Pelaksanaan upacara Caru Balik Sumpah di Dalem Puri Peliatan
yang dikaitkan dengan Upacara Karya Agung Dirgayusa Bhumi, Ngenteg Linggih,
Ngusaba Dalem, Mamungkah, Tawur Agung lan Pedanan, pada puncak karya tanggal
14 Januari 2003 (Anggara Keliwon Tambir), lengkap dengan bentuk upakaranya
seperti upakara sanggar tawang, di bawah (ring sor ) sanggar tawang, dan
panggungan caru dan lain sebagainya.
Berdasarkan fakta-fakta ditemukan di lapangan, upacara Caru Balik Sumpah,
mempunyai tingkatan yaitu nista, madya, utama (tingkat sederhana, menengah, dan
yang paling utama/besar). Dalam pelaksanaan ini disesuaikan dengan tingkat
kemampuan masyarakat, juga tergantung dengan tempat pelaksanaannya, misalnya
dilaksanakan di pura, di masyarakat, di sawah dan ladang
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 - Brahma Widya |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 12:54 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 12:56 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1211 |

