I NYOMAN KARTIKA YASA, - (2004) TATA CARA ORANG TUA MEMELIHARA JANIN DALAM KANDUNGAN MENURUT LONTAR TATTWA NGEMBAN WONG BOBOT (Kajian Moralitas). Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
10 S2 BW 2004 I NYOMAN KARTIKA YASA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (17MB)
Abstract
ABSTRAK
ТAТА СARA ORANG TUA MEMELIHARA JANIN DALAM
KANDUNGAN MENURUT LONTAR TATTWA
NGEMBAN WONG BOBOТ
Kitab suci Veda merupakan sumber ajaran agama Hindu yang telah mengalir
ke berbagai bentuk aktivitas kehidupan spiritucal. Bentuk aktivitas kehidupan spiritual
yang dikandungnya berupa Tattwa, Susila, dan Upacara. Konsep ajaran ini telah
tersebar luaskan oleh para rsi, para agamawan, dan para praktisi agama.
Penyebaran isi ajaran agama dapat melalui bentuk karya sastra kuno berupa
lontar-lontar yang tersimpan pada tokoh-tokoh masyarakat dan beberapa yang
dikoleksi oleh instansi pemerintah. Salah satu lontar Tattwa Ngemban Wong Bobot
yang isinya mengandung tata kramaning orang tua memelihara janin dalam
kandungan.
Tata cara memelihara janin dalam kandungan oleh orang tua yang bersumber
sastra kuno berupa lontar masih menjamin untuk dapat dilaksanakan masa kini
sebagai alternatif usaha manusia untuk menyiapkan dan meningkatkan kualitas
manusia dari pemeliharaan janin dalam kandungan menuju ke kelahiran nanti.
Tujuan secara umum yang ingin dicapai penelitian ini, untuk memahami
perihal isi lontar yang masih relevan untuk menjamin perkembangan dan
pertumbuhan janin dalam kandungan, bagi ilmuwan dan masyarakat. Tujuan kedua
tujuan khusus adalah untuk dapat menjawab ketiga masalah yang telah dirumuskan
yaitu 1). Untuk mengetahui lebih jelas cara-cara yang patut dilakukan orang tua untuk
memelihara janin menurut lontar Tattwa Ngemban Wong Bobot. 2). untuk memahami
fungsi masing-masing cara pemeliharaan kehamilan. 3). Mengharapkan untuk
mendapatkan putra yang suputra, setelah orang tua melakasanakan tata cara
memelihara janin dalam kandungan sesuai dengan lontar Tattwa Ngemban Wong
Bobot.
Landasan teori yang dipergunakan adalah teori filologi, teori masa krisis, dan
teori structural fungsional. Teori ini memiliki keterkaitan erat dengan masalah tesis
ini. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan beberapa tahapan seperti:
observasi, wawancara, studi pustaka, dan studi dokumen. Data dianalisis berdasarkan
pendekatan kualitatif. Penyajian hasil penelitian secara deskriptif dan disajikan dalam
bentuk laporan ilmiah berupa tesis.
Bentuk pelaksanaan tata cara orang tua memelihara janin dalam kandungan
menurut lontar Tattwa Ngemban Wong Bobot berupa brata yang harus ditaati yaitu
bentuk larangan-larangan dan bentuk perilaku yang harus dilaksanakan. Jika larangan
dan perilaku yang harus dilaksanakan tidak diiaksanakan janin tidak akan mengalami
pertumbuhan dan perkembangan secara normai. Begitu juga jika tata cara (brata)
dapat dipenuhi dengan baik maka janin akan dapat tumbuh dan berkembang dengan
sempurna menuju kekelahiran kelak
Pengaruh perilaku orang tua yarg berbentuk sikap mental, kesehatan
pengetahuan yang dimiliki serta rasa keagamaan yang tebal, sangat menentukan
bakal anak dalam kandungan menuju kelahiran kelak
Kelahiran janin yang sempurna merupakan harapan setiap orang, untuk dapat
menjadi anak suputra. Anak suputra adalah anak yang memiliki kualitas yang dapat
menyelamatkan para leluhurnya dari penderitaan /neraka serta dapat menyelamatkan
keturunannya dalam kehidupan di alam semesta ini.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 - Brahma Widya |
| Depositing User: | Unnamed user with username isma |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 03:33 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 03:35 |
| URI: | http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1212 |

