PENGKAJIAN KONSEP MANUSA YAJNA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MANUSIA BERDASARKAN PERSPEKTIF MORALITAS (Studi di Panti Asuhan Dana Punia Kabupaten Buleleng)

I NYOMAN MIARTA PUTRA, - (2004) PENGKAJIAN KONSEP MANUSA YAJNA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MANUSIA BERDASARKAN PERSPEKTIF MORALITAS (Studi di Panti Asuhan Dana Punia Kabupaten Buleleng). Other thesis, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

[thumbnail of Tesis] Text (Tesis)
11 S2 BW 2004 I NYOMAN MIARTA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (14MB)

Abstract

ABSTRAK
PENGKAJIAN KONSEP MANUSA YAJÑA UNTUK MENINGKATKAN
KUALITAS MANUSIA BERDASARKAN PERSEPЕКTIF MORALITAS
(Studi di Panti Asuhan Dana Punia Kab. Buleleng)
Manusa yajña tidaklah terbatas pada mengupacarai manusia (sarira
samskara), namun mempunyai makna yang lebih luas daripada itu yaitu dari
manusia, untuk manusia atau kemanusiaan. Dalam tulisan ini adapun masalah yang
akan diangkat antara lain; Bagaimanakah pemahaman pengelola panti asuhan
terhadap konsep manusa yajña, dan bagaimana bentuk implementasi konsep manusa
yajña. untuk meningkatkan kualitas manusia berdasarkan persepektif moralitas atau
tindakan yang bermoral.
Tujuan dari penelitian ini adalah; Pertama untuk mengetahui pemahaman
terhadap konsep manusa yajňa dalam meningkatkan kualitas manusia persepektif
moralitas. Kedua, untuk mengetahui implementasi konsep manusa yajña dalam
meningkatkan kualitas manusia.
Landasan teori yang digunakan adalah teori fungsional struktural oleh
Talcott Parsons, dengan konsep “sistem”, untuk menggambarkan kondisi harmonis
antar kelembagaan. Teori Dramaturgi dari Goffan bahwa "institusi total sebagai
tempat tinggal dan kerja, bersama-sama terlibat dan berperan dimana kehidupan
diatur secara formal.
Aktivitas penelitian dibagi ke dalam tiga tahap kegiatan yakni; tahap orientasi
awal, eksplorasi dan inspeksi. Kegiatan orientasi awal dimaksudkan untuk
menciptakan hubungan yang harmonis (rapport) di lapangan, disamping berupaya
untuk mengadakan studi terhadap literatur-literatur yang terkait dengan penelitian.
Data yang diperoleh dilapangan, baik data primer maupun sekunder akan
dikumpulkan dengan teknik dokumentasi, observasi, dan teknik wawancara. Data
selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif.
Berdasarkan atas penelitian di lapangan, maka dapat dikemukakan hasil
penelitian secara ringkas sebagai berikut; Pemahaman konsep manusa yajña di Panti
Asuhan Dana Punia tidak terbatas pada (sarira samskara) mengupacarai manusia,
yang dalam hal ini melatar belakangi dibinanya anak-anak Panti yang nota bene, anak
yatim, piatu, yatim piatu dan kurang mampu, untuk membantu meningkatkan kualitas
hidupnya. Implementasi konsep manusa yajňa yang diterapkan meliputi empat aspek
yaitu; peningkatan kesehatan, pengetahuan dan intelektual, budi pekerti, dan
peningkatan seni/estetika. Dengan Penıahaman konsep manusa yajña dengan
pengembangan empat pilar tersebut kualitas hidup anak-anak panti asuhan dapat
meningkat, erbukti dengan adanya beberapa anak yang sebelumnya dibina di di Panti
Asuhan, sudah biasa hidup mandiri, dari proses pembinaan yang mereka dapatkan di
PantiAsuhan. Hendaknya semua umat ikut terlibat dalam mengembangkan konsep
Lokasamgraha sebagai ujud kepedulian sosiak terhadap sesama.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Pascasarjana > S2 - Brahma Widya
Depositing User: Unnamed user with username isma
Date Deposited: 03 Mar 2026 03:42
Last Modified: 03 Mar 2026 03:44
URI: http://repository.uhnsugriwa.ac.id/id/eprint/1213

Actions (login required)

View Item
View Item